Tahapan Menulis Fiksi

Tahapan Menulis Fiksi – Ada dua tahapan menulis fiksi yang dapat membantumu menulis karangan kisah atau cerita dengan luwes dan baik.

Tahapan menulis fiksi yang pertama adalah tahapan persiapan.

Dalam tahapan persiapan, kita melakukan beberapa hal penting.

1 – Ide Cerita

Ada dua alasan besar mengapa orang-orang tertarik untuk membaca tulisanmu.

Alasan pertama adalah karena ide ceritamu unik sehingga menarik perhatian pembaca.

Alasan kedua adalah karena caramu merangkai kata begitu luwes dan mengalir, sehingga pembaca terbuai dan tak terasa menuntaskannya.

Untuk itulah, dalam menggodok ide cerita, pastikan ide cerita itu unik sehingga membuat orang lain tertarik. Selain itu, pastikan ide itu memiliki sudut pandang yang memiliki diferensiasi dan pesan yang bagus. Sehingga, ketika pembaca selesai, mereka memiliki “sesuatu” yang bisa dibawa.

2 – Target Pembaca

Penulis yang baik haruslah peka mengenai segmen pembacanya. Akan tetapi, kamu juga perlu bisa menuangkan ide dan mengatur kalimat yang enak dibaca serta menarik sehingga mampu merangkul pemabca dari segala segmen.

3 – Judul

Judul dan tema tulisan sangatlah penting. Dengan adanya judul dan tema, tulisanmu tidak akan melebar ke mana-mana dan jadi nggak asyik malahan.

Tahapan yang kedua dalam tahapan menulis fiksi adalah tahapan membuat tulisan.

Dalam tahapan ini, terdapat dua bagian penting yang perlu diperhatikan, yakni merancang struktur cerita dan membuat gaya/cara bertutur.

Dalam kaitannya dengan tahapan kedua ini, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

 

Baca Juga: Jadi Jutawan Modal Ngeblog

 

1 – Merancang Struktur Cerita

Bagaimanapun, cerita perlu banget dibangun dalam struktur yang menarik, mulai dari perkenalan masalah, uraian masalah atau konflik, serta bagaimana cara penyelesainnya. Untuk menulis, kamu pun harus sudah mengetahui ending ceritanya bagaimanya. Dengan begitu, dalam merangkum kisahnya dari awal hingga menuju akhir cerita itu, kamu tidak kebingungan alurnya.

2 – Perhatikan Gaya Bertutur

Supaya ceritamu menarik, pastikan kamu memiliki gaya bertutur yang enak dan membuat pembaca nagih. Perhatikan bagaimana penulis-penulis besar bertutur dan berkarya. Kamu akan tahu bagaimana seni merangkai kata yang enak dan mengalir sehingga membuat pembaca betah.

Baiklah, demikian tahapan menulis fiksi. Semoga artikel ini membantumu, ya.

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.