blog sepi pengunjung

Blog Sepi Pengunjung? Ini 7 Trik Rahasia Mengatasinya!

Blog Sepi Pengunjung – Bro, kenapa blog gue sepi pengunjung, ya? Nggak kayak blog Lu, yang rame dan seru banget. Saya sering mendapatkan pertanyaan sekaligus pernyataan seperti itu. Yah, mirip-mirip kayak gitu, lah. Intinya, selalu mengeluhkan dengan blognya yang sepi pengunjung, minim komentar, dan merasa tidak bersemangat untuk ngeblog lagi bersebab rasanya percuma juga ngeblog.

Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana saya bisa rutin menulis di blog ini, secara konsisten, dan gilanya lagi, kata mereka, dengan beragam tema namun tetap dalam satu bingkai: kreatif. Dan lebih gilanya lagi, kata mereka lagi, tampilan blog ini keren, responsif, dan ngangeni untuk dikunjungi balik. Itulah mengapa, walau blog ini baru saya gulirkan awal tahun 2015, namun sehari sudah ada pengunjung mendekati angka dua ribu!

 

A. Efek Blog Sepi Pengunjung

efek blog sepi pengunjung

Blog sepi pengunjung memang efeknya banyak. Bahkan, tujuan kita memiliki blog kan salah satunya ya memang agar pengunjungnya membludak, kan?

1. Komentar Jadi Minim

Kalau pengunjungnya minim, komentar juga akan minim. Audience engagement sangat penting. Bila kita tak pernah menanyakan apa yang pembaca inginkan, kita takkan bisa mengembangkan konten lebih jauh.

Mengetahui keinginan pembaca, akan membuat kita lebih percaya diri untuk membuat content marketing strategy yang lebih bagus. Untuk menghasilkan engagement yang lebih baik dengan pembaca blogmu, enam pertanyaan berikut ini bisa kamu variasikan dalam setiap penutup dalam postinganmu.

  • Seberapa sering kamu membaca blog ini?
    • Gunanya, untuk mengetahui seberapa rutin dari pembaca kita mengunjungi blog. Dengan begitu, kita bisa mengestimasi apa yang bisa kita lakukan agar dia bisa berkunjung lebih sering.
  •  Mengapa kamu membaca blog ini?
    • Gunanya, untuk mengetahui seberapa unik dan seberapa berbedanya keberadaan blog kita dengan blogger lainnya. Ya, tentu audiens memiliki alasan tersendiri mengapa mereka harus merelakan waktunya untuk berbetah-betah di blog kita, bukan?
  • Bagaimana kamu bisa menemukan blog ini?
    • Gunanya, untuk mengetahui bagaimana tingkat penyebaran blog, apakah melalui kanal sosial media, rekomendasi teman, ataukah yang lainnya.
  • Apa topik favoritmu dalam blog ini?
    • Gunanya, tentu saja untuk mengetahui kategori konten mana yang perlu kita prioritaskan dan kembangkan lebih jauh.
  • Apa yang ingin kamu dapatkan lagi dari blog ini?
    • Gunanya, untuk mengetahui harapan apa yang diinginkan pembaca. Bisa jadi lebih banyak e-book gratisan atau mungkin kursus singkat, dan lain sebagainya. Kita tidak akan mengetahui keinginan mereka bila tidak bertanya, bukan?
  • Selain blog ini, apa blog lain yang menjadi favoritmu?
    • Gunanya, untuk mendapatkan keunikan dan kunggulan pesaing, yang tentu saja bisa kita adaptasi dan terapkan ke blog kita sendiri.

2. Susah di-Monetizing

Kalau pengunjungnya sedikit, kita pemilik blog juga jadi susah untuk monetizing. Ya, ini tentu saja bagi yang memang berhasrat untuk menjadikan blognya sebagai salah satu kanal income. Tidak ada salahnya.

3. Malas Update

Saat blog minim pengunjung, pemilik blog jadi nggak semangat lagi untuk meng-update konten. Jadinya, ya blognya makin sepi lagi dari pengunjung.

 

B. Cara Mengatasi Blog Sepi Traffic

Jadi, bagaimana mengatasinya? Beberapa solusi berikut mungkin saja akan bermanfaat agar traffic di blogmu makin meningkat tajam. Silakan disimak, ya.

1. Fokus dengan Niche Market

Blog yang kontennya terlalu gado-gado, alias bercampur banyak tema, sangat susah menemukan potensi pembaca yang loyal. Kali ini artikelnya membahas tentang curhatan traveling, besoknya membahas tentang Liga Champion, besoknya lagi membahas tentang K-POP dan konspirasi Freemasonry. Pembacamu akan malas untuk balik lagi. Sungguh lebih mudah merawat pelanggan daripada mencari pelanggan baru setiap harinya.

Selain itu, ngebloglah sesuai passion-mu. Iya, kamu harus sering bertanya-tanya kepada diri sendiri, “Aku ngeblog untuk apa?” Ngeblog tidak sehari atau dua hari.

Maka, pastikan dia sesuai passion-mu. Bila tidak, kamu tidak akan konsisten mengisi konten. Karena passion-ku dunia kreatif, maka saya pun ngeblog bertema itu. Jadinya enak, santai pas nulis, dan bisa terus ngisi konten.

2. Tidak Menarik

Bayangkan kamu bertamu ke sebuah rumah, dan ruang tamunya berantakan. Di pojok kiri ada ayam bertelur, di tengah ruangan ada panci gosong, dan langit-langitnya ada genderuwo beranak. Siapa juga yang betah, kan?

Begitu juga dengan blog kamu. Pastikan dulu theme yang kamu pakai tidak berantakan. Rapi, bersih, dan profesional. Pastikan layout-nya bagus, font yang digunakan untuk postingan juga enak untuk dibaca, dan beberapa fitur tambahan yang menarik lainnya.

Gunakan WordPress dan pilihlah theme yang bagus. Hingga saat ini, WordPress tetaplah platform terbaik menurut saya. Selain itu, plugin pendukungnya juga banyak. Theme yang dipilih pun luar biasa banyak dan bagus-bagus. Maka, pastikan memakai WordPress dan pilih theme yang bagus, yak.

Di mana mendapatkan theme yang bagus dan menarik?

Beli. Sekali lagi saya ulangi: beli.

Mengapa harus beli? Karena kalau kamu hanya mengandalkan theme gratisan, tentu saja tampilan blogmu akan biasa saja dan tidak menarik.

Di mana membeli theme blog yang menarik? Di Theme Forest. Harganya nggak terlalu mahal, kok. Masih terjangkau, sekitar 600-900 ribuan saja. Akan tetapi, dengan modal segitu, kamu mendapatkan theme yang akan membuat tampilan blogmu berkualitas dan profesional.

 

Baca juga: Cara Menulis Artikel Ramah SEO

 

3. Penguasaan SEO Lemah

Dalam ilmu SEO modern, sebenarnya kuncinya hanya satu: yakni membuat artikel yang berkualitas. Ingat, berkualitas, bukan berkuantitas. Jadi, algoritma Google, sebenarnya lebih menyukai artikel panjang dengan kualitas pendalaman pembahasan yang bagus. Artikel seperti itu lebih disukai Google, daripada artikel yang banyak, namun pendek-pendek.

Itu dasar bermain SEO. Selebihnya, hanyalah teknik sederhana, seperti backlink, pembuatan judul, dan hal-hal lainnya. Akan tetapi, hal paling mendasar adalah, kamu harus membuat artikel yang berkualitas. Bukan artikel pendek namun sering.

Saat kualitas artikelmu bagus dalam suatu keyword, maka Google akan dengan senang hati menempatkanmu di halaman pertama. Ketika artikelmu sudah berada di halaman pertama, pengunjungmu akan membludak.

Karena kita tahu, tak ada orang yang mau buka artikel di halaman kedua Google. Yang ada, langsung ganti keyword pencarian. Makanya, sampai ada sebuah slentingan, kalau bunuh orang, kubur aja di halaman kedua Google. Kagak bakalan ada yang tahu mayatnya di sana.

4. Promosi Gencar

Tidak harus menggunakan FB Ads atau Instagram Ads apalagi Twitter Ads. Tak harus yang berbayar seperti itu. Cara-cara sederhana yang digunakan, seperti lewat akun media sosial yang kita punya, juga efektif dan memiliki impak yang bagus kok bagi blog kita.

Jadi, setelah membuat artikel yang bagus, segeralah untuk membagikan link tersebut di media sosial yang kita punya. Akan banyak mengunjungi blog yang kita kelola, manakala artikel tersebut memiliki diferensiasi, ketajaman pembahasan, dan kualitas konten yang bisa diandalkan.

Pastikan rajin nge-share postingan ke sosial media. Kenapa saya bisa mendapatkan trafik yang lumayan banyak, mungkin karena saya memiliki banyak follower di sosial media.

Selain itu, mungkin juga karena kualitas konten yang terjaga. Maka, bila selesai membuat konten yang bagus, jangan dibiarkan. Saatnya menjualnya. Saatnya membaginya di sosial media. Akan banyak para pengunjung yang mendapatkan kebermanfaatan dari postinganmu. Apalagi, bila mereka dengan sukarela nge-share postinganmu. Itu tentu anugerah tersendiri.

5. Kenali Dua Jenis Traffic

Dalam pembahasan traffic, ada dua macam, yakni Organic Traffic dan Non Organic Traffic yang terbagi menjadi dua, yakni Direct Traffic dan Referral Traffic.

Istilahnya terlalu membingungkanmu? Akan saya jelaskan pelan-pelan.

Organic Traffic adalah sebutan untuk pengunjung yang berasal dari mesin pencari.

Nah, itu namanya organic traffic. Artinya, orang yang berkunjung ke blogmu adalah hasil dari googling. Selain Google, ada juga Yahoo atau Bing sebagai mesin pencari yang direkomendasikan. Pengunjung dari organic traffic ini sangat diminati dan yang paling diinginkan, karena organic traffic adalah traffic yang tepat sasaran.

Referral Traffic adalah traffic yang berasal dari forum, blog, atau media sosial. Artinya, pengunjung datang melalui perantara, baik berupa website, blog, maupun media sosial dan kanal-kanal lain, selain search engine seperti Google, Yahoo, atau Bing.

Direct Traffic adalah traffic langsung. Hal ini biasanya dikarenakan blog kita sudah terkenal terlebih dahulu, sehingga kita langsung mengetikkan alamat blog tersebut.

Yah, seperti ketika kita ingin membuka Kompas, maka kita tidak mengetik di mesin pencari, tetapi langsung di browser dengan mengetikkan kompas.com. Sama ketika kamu menyukai blog saya ini, kamu langsung mengetikkan fachmycasofa.com.

Biasanya, pembaca blog yang memakai direct traffic ini adalah pembaca loyal, ataupun orang yang mendapatkan rekomendasi dari temannya. Mirip kayak kamu dapat rekomendasi dari teman kamu untuk nonton film dari bioskop.

ngeblog dengan gembira

6. Manfaatkan Pelonjak Traffic Gratisan

Ada beberapa strategi untuk mendapatkan sumber traffic gratisan. Apa sih keuntungan dari mendapatkan sumber traffic gratisan? Tak ada jawaban lain, selain ya karena GRATIS. Siapa sih tidak mau yang gratis?

Pertama, dengan melakukan blog walking. Bukan, bukan walking dead, ya. Itu mah zombie berkeliaran. Blog walking adalah kamu berkunjung ke blog-blog orang lain yang setipe dengan blogmu. Setipe maksudnya, kontennya memiliki tipe yang sama dengan konten blog kamu. Nah, jangan cuman berkunjung saja, akan tetapi tinggalkanlah komentar di sana.

Kedua, lewat media sosial. Pertumbuhan pengguna media sosial mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Ditambah lagi perkembangan smartphone sudah sangat pesat. Kebanyakan pengguna smartphone pasti punya akun di media sosial. Tentunya ini adalah potensi traffic yang cukup besar bagi kita pemilik blog. Banyak bisnis mengalami peningkatan profit setelah mereka mengoptimalkan media sosial untuk bisnis mereka. Beberapa media sosial yang sering digunakan untuk mendapatkan traffic adalah Facebook, Twitter, Google+, YouTube, LinkedIn, Pinterest, dll.

Ketiga, melalui forum diskusi. Situs forum diskusi sering digunakan para internet marketer sebagai media untuk mendapatkan traffic menuju blog. Ada banyak situs forum yang memperbolehkan link di dalam thread. Manfaatkanlah dengan sebaik mungkin. Fokuslah pada beberapa forum yang paling potensial untuk bisnis kamu.

Keempat, melakukan guest posting. Banyak blog yang memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengirimkan artikel dan memasang link di blog mereka. Tentunya artikel yang kita posting di blog tersebut harus sesuai dengan kriteria yang mereka tentukan.

7. Kalau Ingin Hasil Cepat, ya Paid Traffic

Pertama, memasang iklan di media sosial. Facebook adalah media sosial yang paling efektif untuk memasang iklan karena konversi iklan di media sosial yang satu ini terbukti sangat baik. Iklan Facebook memiliki fitur yang lengkap dibandingkan dengan Bing Ads dan Google Adwords. Karena Facebook memberikan kamu fasilitas untuk gambar dan target audience yang spesifik. Dan ini sangat membantu bagi para pengiklan.

Kedua, memasan iklan PPC. Google Adwords adalah perusahaan penyelenggara media iklan PPC yang paling terkenal saat ini. Keunggulan dari Google Adwords adalah iklan yang sangat powerful. Kamu akan mendapatkan traffic yang tertarget. Gimana enggak tertarget, wong Google adalah penguasa market digital hampir 70%.

Ketiga, memasang iklan di situs iklan baris online. Tapi, menurut saya, traffic berbayar yang paling efektif adalah Facebook Ads dan Google Adwords.

***

Demikian pembahasan mengenai blog sepi pengunjung. Semoga bisa bermanfaat dan silakan tulis komentar untuk berdiskusi.


Terima kasih sudah membaca artikelnya. Yuk segera gabung di beberapa channel inspiratif yang sudah saya buat:

Dapatkan tips-tips menarik seputar dunia bisnis, penulisan, juga tausiyah singkat tentang hidup yang lebih baik. Nah, kalau ingin menjalani hidup sebagai penulis profesional yang dibayar mahal, ikutan saja E-COURSE MENULIS terkeren ini!

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

16 thoughts on “Blog Sepi Pengunjung? Ini 7 Trik Rahasia Mengatasinya!”

  1. Gan, aku kalau aku niche nya pendidikan matematika tapi viewernya g sampai 100 per hari. Usia blog baru 2 atau 3 bulanan. Gimana ya solusinya? Ini blog saya http://www.yoaheal.com. apakah tampilannya kirang mwnarik ya?
    Mohon pencerahannya master.

  2. Mas ini pertanyaan saya yg kayaknya lumayan untuk diperbincangkan, pertanyaannya: Jka blog kita banyak sekali kontennya dan kontennya tidak ada yg duplikat atau sama, katakanlah jumlah kontennya ada sebanyak 10000 konten, nah pertanyaannya apakah blog tersebut mampu mendapatkan trafik sebanyak 500 visitor per hari??

    1. Kuncinya menurut saya sebenarnya ada pada kemampuan di keyword mapping dan optimasi on page-nya. 10.000 konten, tapi kalau kualitas kontennya buruk dan keyword mapping jelek (yang mana akan kaninal konten), ya akan masalah juga ke depannya.

      500 visitor per hari itu kecil, Mas. lha blog ini yang cuman buat hepi-hepi begini aja udah lebih dari 500/hari kok mas. Hehehehe.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.