. . .

Author: Fachmy Casofa

Penulis 25+ buku. Memiliki keterampilan dalam bidang penulisan, digital marketing, copywriting, dan desain grafis. Untuk kerja sama dan kolaborasi hubungi fachmycasofa@gmail.com. Follow juga Instagram-nya @fachmycasofa.

Permata Kemaafan

Di surga, ada istana terbuat dari permata dan marjan. Terbingkai emas. Terhias mutiara. Keindahan, kegemerlapan, juga kemewahan. Setiap yang melihatnya, takluk sudah hatinya. Ingin nian memilikinya. Dalam Shahih Muslim, perihal istana itu teriwayatkan. Ada dua orang hamba bersengketa di hadapan-Nya. Yang pertama meminta keadilan karena telah terzhalimi di dunia. Yang kedua menangis penuh sesal. Ketakutan […]

Mudah! Ini Rahasia Beli Handphone Murah dan Ori

Mungkin kamu pernah mendengar kabar tentang seseorang, teman, atau bisa juga sanak saudaramu yang bisa beli gadget murah dengan harga yang tidak masuk akal. Misalnya, mereka bisa membeli smartphone Xiaomi Redmi S2 dengan harga hanya satu jutaan saja, padahal harga aslinya sekitar Rp 1,9 juta. Sebagian dari kamu yang sudah mengenal toko online, pasti tidak […]

Gaya Al-Qur’an Menjelaskan yang Haram

Haram adalah lawan halal. Ia adalah perintah agama yang harus ditinggalkan oleh manusia dengan perintah keras. Atau, ia bisa berarti perbuatan yang jika ditinggalkan akan mendapatkan ganjaran dan jika dilakukan akan mendapatkan siksaan. Ada beberapa gaya Al-Qur’an dalam menjelaskan sesuatu yang haram. 1 – Melarang dengan sangat jelas. “Dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, […]

Gaya Interaksi Nabi dengan Al-Qur’an

Al-Qur'an

Ada empat macam interaksi Nabi dengan Al-Qur’an. Pada awalnya Rasulullah merasa berat menerima Al-Qur’an secara langsung dari Allah. “Dan sesungguhnya kamu benar-benar menerima Al-Qur’an dari sisi yang Mahabijaksana dan Maha Mengetahui.” (An-Naml [27]: 6) Kedua kalinya, beliau menerima Al-Qur’an lewat hati, yang kemudian hati itulah yang menjadi tempat turunnya Al-Qur’an. “Katakanlah (wahai Muhammad), barang siapa […]

Duhai Pemburuk Sangka Doa

“Janganlah engkau menganggap pengabulan doamu terlambat, padahal kamulah yang menutup jalan-jalan pengabulan doa dengan beragam dosa,” kata Yahya bin Mu’adz Ar-Razi. Duhai, telah berapa kali diri berburuk sangka kepada-Nya, karena merasa telah begitu zhalim kepada kita, karena doa-doa yang terpanjat tak jua dikabul-Nya. Padahal, sebagaimana pesan dari Tsabit bin Aslam Al-Bunani, “Tidaklah seorang mukmin berdoa […]