strategi penetapan harga

Strategi Penetapan Harga: Penting untuk Pebisnis, Nih!

Strategi Penetapan Harga – Saat seseorang menjual sebuah produk, maka supaya mendapatkan keuntungan ia perlu menetapkan harga yang ideal.

Strategi penetapan harga adalah sebuah metode untuk menetapkan harga yang dipakai bisnis dalam menentukan seberapa banyak barang atau jasa dijual.

Penetapan harga adalah bagian penting bagi bisnis namun kerap kali dianggap sepele dan seseorang seringkali melakukannya secara serampangan.

Penetapan harga ini juga menjadi salah satu cara bagi seorang penjual dalam memasarkan produknya. Karena jika harga yang dijual tepat, ini dapat bermanfaat untuk penjual melejitkan penjualan.

Namun perlu diingat, ketika menetapkan harga, pertimbangannya tidak bisa hanya sekedar pertimbangan berapa untungnya. Harus ada sejumlah pertimbangan-pertimbangan lain.

Saat proses penentuan harga, sebaiknya seseorang juga mempertimbangkan hal tersebut berdasarkan data. Sehingga dia tidak hanya membayangkan, namun ada catatan nyata untuknya mempertimbangkan harga.

Data juga penting untuk menghindarkan pemangku kepentingan menetapkan harga hanya berdasarkan kepentingannya, yang bisa berbahaya bagi keberlangsungan usaha.

Lantas apa saja strategi penetapan harga yang tepat ketika menjual produk?

 

1. Psychology Pricing

Strategi ini adalah strategi yang memperhitungkan psikologi manusia. Adapun strategi penetapan harga dari cara ini yakni meliputi odd pricing dan even pricing.

Odd pricing yakni penulisan harga yang tidak bulat sebagai contoh Rp 99.999 dan bukan Rp 100.000.

Menulis sebuah harga dengan cara ini rupanya bisa memberikan kesan lebih terjangkau ke psikologis seseorang.

Kuncinya untuk menggunakan strategi ini adalah jangan gunakan angka yang berakhiran genap namun usahakan untuk memilih yang ganjil.

Adapun even pricing merupakan kebalikan dari odd pricing di mana harga dituliskan Rp 100.000 dan bukan Rp 99.999.

Adapun kesan mewah bisa ditimbulkan saat menuliskan angka bulat.

Penentuan harga berdasarkan psikologi seseorang juga bisa dilakukan dengan BOGOF atau memberikan buy one get one free alias beli satu gratis satu.

Ini akan mempengaruhi psikologis seseorang dan membuat mereka bergegas ingin membeli barang dalam jumlah lebih banyak.

 

2. Bundle Pricing

Metode ini adalah menjual lebih dari dua barang berbeda dengan harga murah sehingga membuat orang berpikir ini menguntungkan mereka karena mereka mendapat dua jenis barang yang lebih murah dengan variasi barang beragam.

Sebagai contoh, seseorang menjual kaus dengan harga Rp 150.000, sedangkan celana Rp 75.000.

Namun dengan strategi bundle pricing maka jika membeli kaus dan celana harga menjadi hanya Rp 200.000

 

3. Skimming Pricing

Penerapan ini adalah mengatur harga yang diterapkan ke public berdasarkan skema tertentu.

Sebagai contoh, saat seseorang membeli suatu produk baru makanan, mereka akan mendapatkan harga produk itu begitu tinggi.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu harga produk tersebut menjadi rendah.

Cara inilah yang disebut skimming pricing, di mana seseorang menjual produknya di awal kemudian menurunkannya di akhir.

Hal-hal semacam ini kerap terjadi pada penjualan produk elektronik semacam yang dilakukan Apple maupun sejumlah produk gadget lain.

 

4. Freemium Pricing

Strategi ini kerap kita jumpai pada layanan-layanan yang ada di internet. Yap, strategi ini memang cocok digunakan oleh kamu yang bekerja di bidang digital.

Kamu bisa memberikan dua layanan yakni gratis dan berbayar dalam waktu bersamaan. Ketika layanan gratis diberikan, maka kamu bisa memberikan sejumlah penawaran menarik seperti berbayar rasa premium di mana fasilitas-fasilitas utama pada layanan bisa dinikmati gratis.

Namun tentu saja, berikan layanan pembeda dengan layanan yang berbayar. Pembeda bisa ditetapkan di tempat yang tidak kentara namun terasa, dan menarik.

Sebagai contoh aplikasi Canva untuk desain digital. Ia menawarkan layanan desain gratis yang bisa dikreasikan dengan bebas.

Akan tetapi ia memiliki sejumlah font, ataupun vector-vektor menarik yang bisa digunakan namun memiliki harga khusus.

 

Baca juga: Strategi Copywriting Terbaik untuk Bisnis

 

5. Competition-Based Pricing

Penetapan harga ini adalah strategi menetapkan harga berdasarkan pertimbangan berapa harga produk yang dijual oleh pesaing. Hal ini tentunya bermanfaat apabila produk yang kita jual produk umum, dan mudah didapatkan. Kita bisa menjual harga berdasarkan harga pasarannya jika memang produk itu mudah didapat.

Sebagai contoh, ketika para pesaing menjual produk A Rp 40.000, maka Anda bisa menetapkan harga Rp 39.800 misalnya.

Anda mungkin juga bisa memberikan harga yang sedikit lebih mahal untuk suatu produk apabila produk itu susah ditemukan di tempat Anda.

Sebagai contoh, harga pasaran mie instan kisaran Rp 2.500. Namun karena di tempat Anda, satu-satunya penjual mie instant adalah Anda, maka tentu sangat mungkin Anda menjualnya menjadi Rp 5.000 per bijinya karena tak satu pun yang menjual.

 

6. Cost-Plus Pricing

Strategi penetapan harga ini, adalah strategi yang banyak sekali ditemukan. Strategi ini juga merupakan strategi yang sangat umum digunakan karena langsung ke pointnya.

Dengan strategi ini maka seseorang hanya tinggal memikirkan berapa harga barang yang dia beli kemudian mempertimbangkan berapa keuntungan yang ingin didapatkan.

Sebagai contoh, seseorang membeli bahan-bahan tempe senilai Rp 10.000. Kemudian ia ingin mendapatkan keuntungan Rp 5.000. Karena itulah ia kemudian menjual barang senilai Rp 15.000.

Strategi ini juga kerap disebut dengan markup pricing.


Terima kasih sudah membaca artikelnya. Yuk segera gabung di beberapa channel inspiratif yang sudah saya buat:

Dapatkan tips-tips menarik seputar dunia bisnis, penulisan, juga tausiyah singkat tentang hidup yang lebih baik. Nah, kalau ingin menjalani hidup sebagai penulis profesional yang dibayar mahal, ikutan saja E-COURSE MENULIS terkeren ini!

Ingin menghasilkan ratusan juta dari skill menulis? Baca saja buku terbaru saya ini. Pembahasan super lengkap, dan bakalan bikin kamu yang hobi dan suka menulis, berubah selamanya! KLIK DI SINI atau pada gambar di bawah ini, ya!


Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.