. . .

Sepertiga Malam

Imam Muslim sebagaimana tertutur dalam Shahih-nya meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Allah turun ke langit dunia pada setiap malamnya, yaitu saat sepertiga malam terakhir seraya berfirman, ‘Aku adalah Raja. Aku adalah Raja. Barangsiapa berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa meminta kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan. Barangsiapa meminta ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.’ Keadaan itu berlangsung hingga waktu fajar.”

Siang hari, siapapun pasti tak bisa menyangkal, ia identik dengan perburuan duniawi. Perburuan duniawi yang menyesakkan nan melelahkan, perburuan duniawi klise yang hanya menghasilkan sejumput kata-kata ‘wah!’, terkadang juga melahirkan sindiran bahkan cibiran yang malahan semakin membuat perburuan itu tidak nyaman dan menyenangkan sebagaimana yang dibayangkan, karena selau dihadapkan dengan yang namanya persaingan.

Siang hari, dengan segala pernak-pernik stigma keduniawiannya.Siang hari dengan segala macam kekliseannya. Siang hari dengan segala misteri dan kegunaannya sendiri. Sesungguhnya jika dibandingkan dengan keberadaan malam bagi seorang mukmin amatlah sangat jauh perbedaannya. Ia tidak akan mampu menandingi kehebatannya, keunikannya, kekhusyukkannya, dan misteri yang luar biasa terkandung di dalamnya.

Siang yang selalu memancarkan cerah cahaya mentari.  Sesungguhnya ia menandakan akan pesan bahwa agar manusia jangan terlalu silau dan agar tidak cepat terpukau dengan gemerlap keduniaan.

Sinar mentari sepagi hingga sore, menghikmahkan agar perburuan duniawi tak menyilaukan nurani. Karena ia akan tenggelam dalam malam, tempat kekhusyukan bersemayam.

Dibalik pekat dan tenangnya malam, justru ia menawarkan akan tempat manusia mengoptimalkan kekhusukan yang tidak didapatkan di siang hari. Tempat yang akan menghantarkan menuju munajat terindah dan paling berkesan. Karena malam adalah pakaian bagi para mukmin, dan waktu dimana ia bermesraan dengan intimnya bersama Rabbul Izzati.

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.