mengubah skill teknis ke produk

Pindah Kuadran dari Teknis ke Produk: Cara Mahal Scale Up Skill

Kemarin sore bertemu dengan salah satu guru saya, Mas Eko, yang sekarang fokus berbisnis video tron. Kami berbincang sesorean di Kopi Lawe, 10 menit dari rumah. Ada banyak insight yang menarik. Akan saya catat di sini, supaya nggak hilang insight-nya.

1. Potensi Bisnis

Dalam berbisnis, semua bisnis pasti memiliki potensi bisnis yang besar. Misalkan teman kita datang, menawarkan peluang bisnis dan bilang kalau potensi bisnisnya besar.

Ya, pada dasarnya semua bisnis potensinya besar. Namanya juga bisnis. Yang terpenting itu ya konsistensi dan mau get in line dan stay in line nggak sama bisnis tersebut. Kalau baru tumbuh terus ditinggalin, ya nggak bakalan besar dan tidak mencapai potensi bisnis yang dimaksud tadi.

Bikin bisnis, rawat sampai besar, kalau sudah besar baru bikin baru lagi. Kalau enggak, ya selamanya kita nggak akan memiliki bisnis yang besar, karena mudah beralih. Skill kita jadinya bikin bisnis, bukan mengembangkan bisnis. Dan itu nggak bagus.

Dengan kata lain, ya nggak usah menyamber setiap peluang bisnis yang ada. Bisnis kita yang sekarang, ya udah dibesarin, dirawat, sampai besar.

2. Cara Menggunakan Skill SEO

Memiliki skill SEO itu salah satu senjata tajam dalam dunia bisnis digital. Asalkan bisa digunakan dengan baik, akan memiliki pengaruh income signifikan.

Saya sendiri belajar SEO dari beberapa guru yang berbeda, seperti Mas Eko sendiri, Mas Vatih, Mas Syamsul Alam, juga Mas Deri Indimart. Nah, dari semua itu, memang aliran yang sesuai dan klop dengan saya ya hanya Mas Vatih.

Nah, Mas Eko sendiri menyarankan untuk menggunakan skill SEO saya diubah untuk memaksimalkannya untuk menjual produk, bukan jasa.

Misalkan, Mas Yasirli Amri, memiliki skill SEO yang bagus, dan digunakan untuk berjualan produk istrinya, Glumori. Jadi, titik poin kehidupan Mas Yasirli Amri ada pada ketika menggunakan skill-nya untuk membesarkan brand istrinya.

Ada satu lagi, founder bosku.id, juga menggunakan skill SEO-nya untuk mengimpor barang.

Ada lagi, salah satu mastah SEO yang menggunakan skill-nya untuk sewa resort. Dan itu gede banget income-nya sekarang. Mobilnya sport car malahan sekarang.

Intinya sih, agar menggunakan skill SEO kita untuk berjualan produk nyata, bukan dengan mengadakan seminar, jasa SEO, dan sebagainya. Uangnya kecil, dan menuntut peran kita yang begitu besar. Nggak worth it lah.


Sementara itu dulu, sih yang kuingat dari perbicangan kemarin. Walau sedikit, tapi insight-nya oke banget. Semoga bermanfaat.


Terima kasih sudah membaca artikelnya. Yuk segera gabung di beberapa channel inspiratif yang sudah saya buat:

Dapatkan tips-tips menarik seputar dunia bisnis, penulisan, juga tausiyah singkat tentang hidup yang lebih baik. Nah, kalau ingin menjalani hidup sebagai penulis profesional yang dibayar mahal, ikutan saja E-COURSE MENULIS terkeren ini!

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.