mengapa ghost writer dibutuhkan

Mengapa Ghost Writer Dibutuhkan?

Mengapa Ghost Writer Dibutuhkan – Dua alasan utama seseorang membutuhkan ghost writer adalah: ia memiliki konsep dan gagasan tetapi tak bisa menuliskannya, atau ia memiliki konsep dan gagasan tetapi tak memiliki waktu yang cukup untuk menuliskannya.

Misalkan, kamu adalah seorang trainer atau motivator atau coach. Nah, kamu memiliki ide untuk membuat buku. Pertama, fungsinya adalah untuk melesatkan personal branding-mu dan bukti kepakaranmu. Kedua, tentu saja sebagai salah satu tools marketing atau kartu namamu ketika menjalin relasi baru, karena buku adalah alat pemasaran tersakti untuk mengenalkan diri.

Akan tetapi, tentu saja untuk menuliskannya kamu tak memiliki waktu. Kamu sudah sangat sibuk dengan pekerjaanmu sebagai seorang trainer atau motivator atau seorang coach. Selain itu, tentu saja tak memiliki kemampuan menulis yang baik—karena memang kamu tidak fokus untuk berlatih menulis.

Nah, ada baiknya kamu tinggal memesan naskah buku tersebut kepada seorang ghost writer. Ia yang akan mengerjakan tugas tersebut darimu. Tentu, sesuai dengan arahan dan ide utama darimu. Itulah peran inti dari seorang ghost writer: tugasnya adalah mengejawantahkan ide-idemu dalam barisan kata-kata sehingga layak baca dan sesuai dengan standar sebuah naskah buku.

Jadi, kamu yang sebagai seorang trainer, motivator, ataupun coach, tak perlu repot dan tak perlu pusing mengatur waktumu untuk menulis. Kamu tinggal berdiskusi dengan seorang ghost writer dan memaparkan seperti apa konsep dari konten buku yang kamu inginkan.

Dengan kata lain, secara sederhana, ghost writer bertugas untuk membantu menuliskan gagasan atau konsep yang dimiliki oleh klien, tetapi namanya tidak dicantumkan untuk karya tersebut.

Setelah memahami pemaparan saya di atas, kamu tentu sudah bisa menebak, bahwa klien dari seorang ghost writer biasanya adalah:

  • para selebriti,
  • politikus,
  • motivator,
  • public speaker,
  • inspirator,
  • pengusaha,
  • dan orang-orang “sukses” yang ingin membagikan ilmu dan pengalamannya kepada lebih banyak orang.

Biasanya, orang-orang “sukses” tersebut lewat bantuan seorang ghost writer akan melahirkan beberapa jenis utama produk, yakni:

  • buku autobiografi;
  • buku biografi; dan
  • buku nonfiksi.

Akan tetapi, tidak luput dari kemungkinan juga bila untuk membuatkan artikel, ebook, bahkan naskah pidato. Intinya, hal-hal yang berhubungan dengan penulisan dan klien tersebut tak sanggup mewujudkannya.

Secara sederhana, ghost writer adalah solusi bagi orang-orang yang memiliki kisah hidup yang kaya akan pengalaman dan ingin diceritakan dalam format buku. Atau, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tertentu, akan tetapi tidak tahu bagaimana caranya menuangkannya ke dalam format tulisan dan mengemasnya menjadi naskah yang layak baca.

Kehadiran ghost writer ini sangat membantu para tokoh, pakar, dan orang-orang sukses yang tak ingin meninggalkan dunia ini tanpa karya. Atau tak ingin meninggalkan kenangan berupa pelajaran hidup dan pemikiran yang terabadikan lewat sebuah karya berupa buku.

Seorang ghost writer disewa memang untuk menuliskan karya-karya yang berbasis nonfiksi (seperti buku manajemen atau motivasi) atau faksi (seperti buku kisah hidup), bukan fiksi (seperti novel).

Mengapa?

Karena karya fiksi jelas adalah karya yang membutuhkan imajinasi dan biasanya hanya orang yang bersangkutan yang memiliki imajinasi lah yang mengerti.

Berbeda dengan naskah nonfiksi yang membutuhkan riset, perpaduan wawasan, interview, dan hal-hal primer lainnya sehingga lebih mungkin untuk diselesaikan oleh seorang ghost writer.

Kok pada keterangan di atas ghost writer juga menuliskan buku autobiografi?

Pada kasus tertentu, memang ada orang-orang yang ingin menuliskan kisah hidupnya dengan konsep autobiografi (kisah hidup yang ditulis sendiri) bukan biografi (kisah hidup yang ditulis oleh penulis lain yaitu penulis biografi), tetapi menggunakan jasa ghost writer.

Tujuannya, agar pengalaman-pengalaman hidupnya dapat diabadikan dalam bentuk karya, sehingga keluarga besarnya dan juga orang-orang yang menjadi relasinya dan teman-temannya bisa mendapatkan pelajaran hidup dari buku yang dituliskan olehnya. Akan tetapi, tentu saja ia tak akan sanggup menuliskan buku tersebut. Karena itu, ia butuh jasa ghost writer tetapi ia tak ingin buku itu dituliskan oleh seorang penulis biografi. Ada banyak faktor yang melatar-belakanginya. Salah satunya adalah karena ia ingin buku tersebut atas nama dirinya sendiri di bagian kovernya sehingga lebih ‘mentereng’.

Dan ini tak mengapa alias lumrah terjadi.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan jasa ghost writer terbaik di Indonesia, jangan sungkan untuk menghubungi saya, ya.


Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.



I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.

Kesempatan terbatas!


Terima kasih sudah membaca artikelnya. Yuk segera gabung di beberapa channel inspiratif yang sudah saya buat:

Dapatkan tips-tips menarik seputar dunia bisnis, penulisan, juga tausiyah singkat tentang hidup yang lebih baik. Nah, kalau ingin menjalani hidup sebagai penulis profesional yang dibayar mahal, ikutan saja E-COURSE MENULIS terkeren ini!


Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Maaf, konten terlindungi. Tidak untuk disebarkan tanpa izin.