Hal pertama yang harus kamu ketahui ketika memutuskan menjadi seorang entrepreneur adalah kamu harus benar-benar tahu apa yang akan kamu lakukan. Jangan menjadi seorang entrepreneur hanya karena ini adalah tren, atau karena kelihatannya menarik. Atau menjadi seorang entrepreneur hanya karena kamu sering melihat orang-orang sukses yang bermewah-mewahan dengan harta dan bersenang-senang dengan liburan.

Jadilah seorang entrepreneur karena kamu memang menginginkannya. Benar-benar menginginkannya. Hal itu harus benar-benar lahir dari passion terdalammu. Lalu, persiapkanlah juga dirimu dengan segala konsekuensi yang akan datang menghampirimu nantinya.

Menjadi seorang entrepreneur memang harus lahir dari passion, karena ketika ada aral dan permasalahan bisnis yang menghadang, kamu akan menganggapnya sebagai tantangan, bukannya beban hidup yang membuatmu makin stres.

Starting a business is like deciding you will climb mount everest, so be ready mentally and physically!

Have a clear road map towards your goals.

Envisioning is powerful, to work on it requires a blueprint and pick your mentors.

And always remember: victory loves preparation. Take action but prepare before your ACT!

Dalam mewujudkan keinginanmu menjadi seorang entrepreneur, jadikan motivasi terbesarmu adalah ingin menantang dirimu sediri untuk naik ke level berikutnya, yakni level kehidupan dan level kemampuanmu yang baru. Dengan begitu, kamu akan terus bekerja dengan serius untuk menaklukkan dan mencapai level baru yang kamu inginkan.

Menjadi seorang entrepreneur akan menghabiskan sumber daya personalmu: waktu, keluarga, keahlian, bahkan uang. Maka, pastikan bahwa kamu memiliki keyakinan yang kuat, bahwa potensi bisnismu akan sepadan dengan apa yang sekarang tengah kamu korbankan.

The only way to be satisfied in your work is to do work that you truly believe in.

Tak usah gelisah dengan risiko. Ambil. Bila pada akhirnya gagal, jadikan pelajaran. Bila pada akhirnya berhasil, tentu itu berdasar naluri bisnismu yang kuat, kalkulasimu yang matang, dan sudah melalui perencanaanmu yang brilian.

Dalam hidup dan berbisnis, kita akan selalu dihadapkan pada dua hal, yakni keberhasilan atau kegagalan. Jangan sesali kegagalan, tapi sesalilah saat kita tak berani ambil keputusan untuk melakukan sesuatu. Toh, pada akhirnya, saat menua nanti, kita cenderung menyesal pada hal-hal yang belum dan tak berani kita ambil keputusan untuk dilakukan, daripada hal-hal yang sudah kita lakukan.

Percaya diri bahwa kita bisa mewujudkan impian dan sukses adalah kekuatan yang perlu kita pelihara dengan baik. “Whether you think you can, or think you can’t, you’re right,” kata Henry Ford. Saat kita selalu percaya bahwa kita akan sampai pada impian kesuksesan yang kita tuju, kita akan selalu menemukan jalan untuk ditrabas. Ada saja jalannya, dan ada saja caranya. Hal itu karena kita yakin. Berbeda saat kita tidak yakin dengan diri sendiri. Kita menjadi lemah, pengecut, dan selalu menemukan alasan.

Being a successful entrepreneur takes a lot of work, a lot of vision and a lot of perseverance.

Truly understanding your industry is key to having success.

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.