Pendekatan Exclusiveness dalam Copywriting

Exclusiveness dalam Copywriting – Pada era sekarang, orang-orang ingin merasa unik, berbeda, spesial, ekslusif, dan tampil beda dari teman-temannya. Itulah mengapa, mereka selalu memburu ponsel terbaru, laptop teranyar dan termutakhir, dan baju-baju model terkini.

Jadi, manfaatkan gairah itu untuk menghasilkan copywriting yang memikat mereka.

Contoh 1:

“Untuk semua orang yang ingin rumahnya terlihat baru seperti semula.”

Contoh 2:

“Para ahli keuangan saat ini lebih suka membuat perencanaan keuangan mereka terlihat sesuai dengan aturan perencanaan dan transparan.”

 

Baca juga: AIDA (Attention-Interest-Desire-Action) dalam Copywriting

 

Contoh 3:

“Karena produk istimewa ini belum tersedia di toko-toko terdekat Anda, maka kami memberikan penawaran khusus untuk anda.”

Contoh 4:

“Kami mengundang Anda untuk mencoba produk istimewa ini dalam 2 minggu penggunaan dan lihatlah hasilnya!”

Contoh 5:

“Jadilah salah satu dari 100 orang yang menggunakan kupon diskon pembelian produk kami.”

Contoh 6:

“Dengan menerima undangan ini, Anda akan menjadi bagian dari kelompok pemilik mobil dengan layanan spesial. Anda cukup bersantai di rumah dan menikmati kebersamaan dengan keluarga tanpa harus mencemaskan kebersihan mobil Anda.”

 

Baca juga: Excitement and Desire dalam Copywriting

 

Contoh 7:

“Jika Anda pernah bermimpi menjadi jutawan, Anda adalah partner kami!”

Contoh 8:

“Aplikasi ini hanya tersedia untuk pelanggan setia kami.”

Contoh 9:

“Sebelum kita memasang iklan di media massa, Anda bisa memesan produk ini terlebih dahulu melalui website kami sebelum form pemesanan penuh.”

Contoh 10:

“Mohon maaf, jasa kami hanya tersedia untuk wilayah Jabodetabek saja. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.”

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.