copywriting

Apa Itu Copywriting, Gunanya, dan Siapa yang Membutuhkannya?

Apa itu copywriting? Bahasa mudahnya, copywriting adalah sebuah seni merangkai kata untuk mempengaruhi. Nah, mempengaruhi ini bisa beragam jenisnya. Ada yang hanya untuk mempengaruhi yang membacanya agar membeli sesuatu, mengklik sesuatu, bahkan merasakan sesuatu.

Kalau terjemahan resmi dari Wikipedia, makna dari copywriting adalah naskah iklan di mana naskah iklan tersebut ditulis oleh seorang penulis naskah iklan (atau biasa disebut dengan copywriter) untuk disebarluaskan guna kepentingan komersial.

Misalkan, naskah iklan televisi, radio, majalah, koran, baliho, spanduk, dan lain sebagainya.

Sampai sekarang sudah paham, kan?

Jadi, kalau kita melihat suatu landing page, di sana teks yang panjang dari awal sampai akhir, itu adalah copywriting.

Karena di sana kata-kata dirangkai dengan teknik khusus untuk “mempengaruhi” Anda, entah itu untuk membeli produk yang ditawarkan maupun hanya sekadar meminta Anda menuliskan alamat email dalam form yang sudah disediakan.

 

Apa Gunanya Copywriting?

Sebagai seorang pebisnis misalnya, dengan teknik copywriting yang tepat, dua produk yang sama persis bahkan bisa mendapatkan respons yang berbeda.

Apalagi di ranah penjualan lewat online seperti sekarang.

Peran teks dan juga copywriting sudah sangat-sangat-sangat dan amat-sangat dibutuhkan karena kita menjangkau konsumen yang tersebar di berbagai tempat dengan apa?

Teks dan visual, bukan?

Dan semuanya membutuhkan seni copywriting agar cara Anda memengaruhi konsumen tidak sia-sia.

 

Siapa yang Membutuhkan Copywriting?

Apalagi, jika Anda memainkan peran digital marketing secara penuh, seperti menggunakan landing page, Facebook Ads, Google Adwords, email marketing, caption di Instagram, thumbnail di YouTube, dan lain sebagainya.

Semuanya membutuhkan satu senjata sakti yang bernama: copywriting.

Pertanyaannya kemudian adalah, siapa sih yang membutuhkan keahlian copywriting? Siapa saja yang peduli dengan seni merangkai kata untuk memengaruhi. Jadi, bisa siapa saja. Entah yang memiliki bisnis maupun tidak.

Misalkan, calon kepala desa.

Dia membutuhkan kemampuan ini agar dalam status-status Facebook-nya tetap relevan dengan campaign-nya dengan teknik merangkai kata yang asyik dan tidak norak.

 

Baca Juga: Teknik Menulis Naskah Iklan

 

Apalagi seorang pebisnis. Mutlak banget memerlukan kemahiran copywriting karena nyawa dari segala promosinya ada di sini. Penggabungan antara seni merangkai kata dan seni merangkai visual adalah senjata tertajam dalam memengaruhi konsumen.

Sekarang, sudah jelas, kan? Semoga ulasan ini menjawab apa itu copywriting. Untuk lebih membahas tentang copywriting kita akan bahas di materi-materi selanjutnya.[]

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.