Menguasai kata baku memang tidak mudah. Berkali-kali harus mengecek ke KBBI pun rasanya membosankan dan memakan waktu. Jangankan kamu yang jarang nulis dan tidak berada dalam industri penerbitan, saya saja sering belepotan, kok. Tak usah risau, menjadi penulis profesional memang membutuhkan latihan terus-menerus dan pemahaman materi dasar yang mumpuni.

Khusus untuk kamu, saya sarikan ke-45 kata tidak baku yang sering digunakan dan sering saya temukan dalam naskah-naskah yang ditulis oleh para pemula dalam dunia penulisan yang sering mampir ke meja editorial saya.

Tak perlu dihapal, cukup dibiasakan saja ketika menulis, agar menggunakan kata baku berikut ini.

1 – Afdol seharusnya Afdal

2 – Aktifitas seharusnya Aktivitas

3 – Ambulan seharusnya Ambulans

4 – Analisa seharusnya Analisis

5 – Handal seharusnya Andal

6 – Antri seharusnya Antre

7 – Apotik seharusnya Apotek

8 – Azas seharusnya Asas

9 – Atheis seharusnya Ateis

10 – Atlit seharusnya Atlet

11 – Atmosfir seharusnya Atmosfer

12 – Cinderamata seharusnya Cenderamata

13 – Diagnosa seharusnya Diagnosis

14 – Ekstrim seharusnya Ekstrem

15 – Elit seharusnya Elite

16 – Hakekat seharusnya Hakikat

17 – Hektar seharusnya Hektare

18 – Ijasah seharusnya Ijazah

19 – Insyaf seharusnya Insaf

20 – Isteri seharusnya Istri

21 – Jagad seharusnya Jagat

22 – Jenasah seharusnya Jenazah

23 – Yunior seharusnya Junior

24 – Karir seharusnya Karier

25 – Komersil seharusnya Komersial

26 – Konkrit seharusnya Konkret

27 – Kwalitas seharusnya Kualitas

28 – Kwitansi seharusnya Kuitansi

29 – Lobang seharusnya Lubang

30 – Mangkok seharusnya Mangkuk

31 – Nasehat seharusnya Nasihat

32 – Obyek seharusnya Objek

33 – Orisinil seharusnya Orisinal

34 – Respon seharusnya Respons

35 – Rejeki seharusnya Rezeki

36 – Saos seharusnya Saus

37 – Sistim seharusnya Sistem

38 – Subyek seharusnya Subjek

39 – Tehnik seharusnya Teknik

40 – Telpon seharusnya Telepon

41 – Trampil seharusnya Terampil

42 – Taubat seharusnya Tobat

43 – Hutang seharusnya Utang

44 – Jaman seharusnya Zaman

45 – Zam-zam seharusnya Zamzam

Selamat berlatih menulis, dan biasakan menggunakan kata baku ini, walau sekadar menulis di status Facebook, note di WhatsApp, dan sebagainya. Jangan lupa di-share, ya. Agar banyak yang mengambil manfaat dan budaya literasi bangsa kita semakin membaik.

Bila ada pertanyaan ataupun konsultasi seputar penulisan dan penerbitan, bisa dengan tinggalkan komentar di bawah ini.

Selamat berlatih menulis yang baik dan benar. 😆

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.