tips menulis pemula

Tiga Hal yang Perlu Saya Sampaikan kepada Penulis Pemula

Untuk menjadi penulis, tidak kemudian saya lahir langsung menjadi penulis. Saya berlatih sangat banyak. Sangat sering. Dan saya berlatih di sepanjang hidup saya. Saya berlatih menulis sejak saya menjadi Ketua Departemen Publikasi di OSIS SMA. Programnya tentu saja yang terkait dengan dunia penulisan. Ada mading, majalah, hingga buletin sekolah. Sejak saat itu, saya keranjingan menulis. Selepas SMA, saya pun ikut membidani lahirnya beberapa buletin di kampus. Dan sejak masa kuliah itulah, saya sudah membuat naskah buku. Selepas kuliah, saya mengajukan beberapa naskah tersebut ke beberapa penerbit. Dan sukses tertolak. Tak menyerah, saya pun kemudian terus memperbaiki naskah nonfiksi saya tersebut. Selepas kuliah, karena saya kuliah di jurusan pendidikan, saya mengajar selama setengah tahun. Merasa tidak memiliki passion dalam institusi pendidikan, saya memilih resign.

Saat itu, ada lowongan di sebuah penerbit, dan saya memberanikan diri melamar pekerjaan menjadi editor, padahal saya sama sekali tak memiliki latar belakang pendidikan di bidang sastra. Semua hanya berbekal: saya merasa bisa menulis, saya suka membaca, dan saya sudah menghabiskan banyak sekali buku untuk dibaca. Jadi, saya kira, passion saya dalam dunia penulisan-penerbitan sudahlah terlalu menggila.

Tak dinyana, saya diterima.

Sejak saat itu, saya makin girang, karena merasa menemukan industri yang cocok dengan passion. Sejak itu pula, sudah tak terbendung karya saya, baik untuk membantu penulis baru meraih best-seller, hingga saya sendiri pun hingga catatan ini diturunkan, sudah menulis lebih dari 23 buku, mengisi banyak workshop, seminar, juga training tentang penulisan-penerbitan.

Lalu, apa hal terbaik yang bisa saya bilang kepada para penulis pemula?

Satu, berlatihlah menulis setiap hari. Yah, setiap hari. Tidak boleh tidak. Practice makes perfect? Tidak. Tetapi dengan berlatih, kita akan berproses, karena tak ada manusia yang memiliki kemampuan sempurna. Mereka yang memiliki passion akan menikmati proses.

Dua, baca buku yang banyak. Baca artikel online yang bagus dengan sering. Bacaan yang bagus, akan membentuk kalimat-kalimatmu, akan memberi pengaruh positif dalam bagaimana kamu merancang kata-katamu. Hindarilah berita-berita sampah. Itu tidak akan memberikan manfaat kepada diri dan skill-mu.

Tiga, buatlah blog. Gunakan blog sebagai mendium menulismu setiap hari. Bila di status Facebook status akan cepat menghilang, tetapi tidak dengan blog. Kita masih bisa menguliknya lagi, kapanpun kita mau.

Untuk bertanya lebih lanjut tentang dunia penulisan, silakan saja kontak saya di sini, ya.

 

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

1 thought on “Tiga Hal yang Perlu Saya Sampaikan kepada Penulis Pemula

  1. 1 dua 3.. latihan nulis tiap hari itu berat juga Mas hehe. Butuh determinasi dan semangat sekuat baja, sekeras berlian tapi selembut air. Matur nuwun mas tips-tipsnya…

Leave a Reply to diptra Cancel reply