Eksotisme Alam dan Sejarah Bumi Sriwijaya

Siapa sangka, Palembang yang selama ini dikenal dengan pempek dan Jembatan Ampera ternyata merupakan kota tertua di Indonesia. Ya, kota yang sering dijuluki “Bumi Sriwijaya” ini telah berdiri sejak tahun 688 masehi. Dengan panjangnya rekam jejaknya, tak heran jika ibu kota Provinsi Sumatra Selatan ini memiliki banyak wisata religi dan sejarah.

Tidak hanya itu, kota terbesar kedua di Pulau Sumatra ini juga dikaruniai eksotisme alam yang tak kalah memesona. Menariknya, wisata alam di kota ini umumnya masih berkaitan erat dengan sejarah kota itu sendiri.

 

wisata kota palembang

Apa saja? Berikut destinasi wisata alam yang patut Anda nikmati ketika bertandang ke Palembang.

1 – Wisata Sungai Musi

Sungai Musi adalah sungai terpanjang di Pulau Sumatra, tepatnya sepanjang 750 km dan telah membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Uniknya, sungai ini tidak hanya difungsikan sebagai pendukung sektor ekonomi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai salah satu sektor pariwisata. Tersedia perahu wisata yang akan membawa Anda menjelajah dan mengarungi sungai, sembari menikmati suguhan panorama kota.

Anda pun bisa menyaksikan kegagahan Jembatan Ampera yang menghubungkan dua daerah di kedua sisi Sungai Musi, yaitu Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Terdapat pula beragam sajian kuliner yang bisa Anda nikmati di tepian sungai.

2 – Pulau Kimaro

Pulau yang letaknya berada di tengah Sungai Musi ini tidak hanya menawarkan panorama alam yang indah, tetapi juga wisata religi yang sakral. Uniknya, wisata religi yang ada di pulau ini cukup beragam, mulai dari wisata religi umat Muslim, Tionghoa, dan Buddha. Di sini, Anda bisa mengunjungi pagoda 9 lantai, makam Siti Fatimah, Klenteng Dewi Kwan Im, dan beragam patung kepercayaan masyarakat Tionghoa lainnya. Tentu, wisata alam yang satu ini akan menjadi berbeda dan berkesan, bukan?

3 – Bukit Siguntang

Pada masa pemerintahan Kerajaan Sriwijaya, bukit kecil setinggi 30 mdpl ini adalah tempat ibadah dan bertapa umat Buddha. Kawasan hijau yang asri dan jauh dari keramaian ini, menjadi tempat yang cocok bagi mereka yang mencari ketenangan. Bahkan, hingga saat ini arca-arca berukuran besar yang tersisa, masih dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Berwisata alam sembari wisata sejarah dan religi ini, patut dicoba, ‘kan?

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!