Tony Hsieh dan Bagaimana Cara Dia Menjadi Miliarder di Usia 25 Tahun

Pada usia 22, Tony Hsieh (sekarang CEO Zappos.com), lulus dari Harvard. Saat Tony berusia 23 tahun, enam bulan setelah memulai LinkExchange, dia ditawari satu juta dolar untuk pengakuisisian perusahaan tersebut.

Setelah banyak berpikir dan berdiskusi dengan partner kerjanya di LinkExchange, dia menolak tawaran tersebut karena percaya bahwa dia dapat terus membangun LinkExchange menjadi sesuatu yang lebih besar.

Lima bulan kemudian, Tony Hsieh ditawari 20 juta dolar dari Jerry Yang, salah satu pendiri Yahoo! Jumlah itu tentu sangat besar pada tahun itu—bahkan untuk tahun sekarang. Pikiran pertamanya yang muncul adalah, “Saya senang saya tidak menjual lima bulan yang lalu!” Namun, dia menahannya dan meminta beberapa hari untuk mempertimbangkan tawaran tersebut.

Tony memikirkan semua hal yang akan dia lakukan jika dia memiliki semua uang itu. Dan setelah merenung, dia hanya bisa memikirkan daftar kecil hal yang dia inginkan:

  • Sebuah kondominium
  • TV dan home theater built-in
  • Kemampuan untuk pergi berlibur mini akhir pekan kapan pun dia mau
  • Komputer baru. Untuk memulai perusahaan lain karena dia menyukai gagasan untuk membangun dan menumbuhkan sesuatu.

Itu saja.

Dia menyimpulkan bahwa dia sudah bisa membeli TV, komputer baru, dan sudah bisa berlibur mini akhir pekan kapan pun dia mau. Dia baru berusia 23 tahun, jadi dia memutuskan sebuah kondominium bisa menunggu lain waktu saja.

Tony kemudian berpikir, mengapa harus menjual LinkExchange hanya untuk membangun dan menumbuhkan perusahaan lain?

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!