Mengapa Blog Saya Sepi Pengunjung? Ini 6 Cara Mengatasinya

cara mengatasi blog sepi pengunjung

Bro, kenapa blog gue sepi pengunjung, ya? Nggak kayak blog Lu, yang rame dan seru banget.

Saya sering mendapatkan pertanyaan sekaligus pernyataan seperti itu. Yah, mirip-mirip kayak gitu, lah. Intinya, selalu mengeluhkan dengan blognya yang sepi pengunjung, minim komentar, dan merasa tidak bersemangat untuk ngeblog lagi bersebab rasanya percuma juga ngeblog.

Blog sepi pengunjung memang efeknya banyak.

Satu, kalau pengunjungnya minim, komentar juga akan minim.

Dua, kalau pengunjungnya sedikit, kita pemilik blog juga jadi susah untuk monetizing. Ya, ini tentu saja bagi yang memang berhasrat untuk menjadikan blognya sebagai salah satu kanal income. Tidak ada salahnya. Pada postingan JADI JUTAWAN MODAL NGEBLOG sudah saya kasih tahu caranya dan alasan mengapa serta bagaimana ngeblog pun bisa mendatangkan manfaat ekonomi bagi pengelolanya.

Tiga, saat blog minim pengunjung, pemilik blog jadi nggak semangat lagi untuk meng-update konten. Jadinya, ya blognya makin sepi lagi dari pengunjung.

Jadi, bagaimana mengatasinya?

Sebelum kita membahas solusinya, inilah statistik blog saya. Nggak begitu banyak memang pengunjungnya, tetapi lumayanlah untuk membangkitkan semangat untuk terus beternak konten.

blogku kenapa sepi pengunjung

1 – Fokus dengan Niche Market

Blog yang kontennya terlalu gado-gado, alias bercampur banyak tema, sangat susah menemukan potensi pembaca yang loyal. Kali ini artikelnya membahas tentang curhatan traveling, besoknya membahas tentang Liga Champion, besoknya lagi membahas tentang K-POP dan konspirasi Freemasonry. Pembacamu akan malas untuk balik lagi. Sungguh lebih mudah merawat pelanggan daripada mencari pelanggan baru setiap harinya.

2 – Theme Tidak Menarik

Bayangkan kamu bertamu ke sebuah rumah, dan ruang tamunya berantakan. Di pojok kiri ada ayam bertelur, di tengah ruangan ada panci gosong, dan langit-langitnya ada genderuwo beranak. Siapa juga yang betah, kan?

Begitu juga dengan blog kamu. Pastikan dulu theme yang kamu pakai tidak berantakan. Rapi, bersih, dan profesional. Pastikan layout-nya bagus, font yang digunakan untuk postingan juga enak untuk dibaca, dan beberapa fitur tambahan yang menarik lainnya.

Di mana mendapatkan theme yang bagus dan menarik?

Beli. Sekali lagi saya ulangi: beli.

Mengapa harus beli? Karena kalau kamu hanya mengandalkan theme gratisan, tentu saja tampilan blogmu akan biasa saja dan tidak menarik.

Di mana membeli theme blog yang menarik? Di THEMEFOREST. Harganya nggak terlalu mahal, kok. Masih terjangkau, sekitar 600-900 ribuan saja. Akan tetapi, dengan modal segitu, kamu mendapatkan theme yang akan membuat tampilan blogmu berkualitas dan profesional.

Blog FACHMYCASOFA dan HIJABPRENEUR, kedua-duanya saya membeli theme di THEMEFOREST.

3 – Penguasaan SEO Lemah

Dalam ilmu SEO modern, sebenarnya kuncinya hanya satu: yakni membuat artikel yang berkualitas. Ingat, berkualitas, bukan berkuantitas. Jadi, algoritma Google, sebenarnya lebih menyukai artikel panjang dengan kualitas pendalaman pembahasan yang bagus. Artikel seperti itu lebih disukai Google, daripada artikel yang banyak, namun pendek-pendek.

Itu dasar bermain SEO. Selebihnya, hanyalah teknik sederhana, seperti backlink, pembuatan judul, dan hal-hal lainnya. Akan tetapi, hal paling mendasar adalah, kamu harus membuat artikel yang berkualitas. Bukan artikel pendek namun sering.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!