Gagallah dengan Sering

“All failed companies are the same: they failed to escape competition.”Peter Thiel

Bersaing dengan orang lain membuat kita menghabiskan setiap hari dalam hidup untuk mengejar tujuan yang sebenarnya bukan milik mereka sendiri. Kita memiliki dua pilihan. Pertama, menghabiskan seluruh hidup untuk terus mengikuti apa kata orang lain, atau yang kedua, menghabiskan hidup untuk mengejar dan mewujudkan apa yang kita inginkan. Artinya, kita dapat menentukan kesuksesan untuk diri sendiri berdasarkan nilai kita sendiri dan melepaskan diri dari kebisingan.

And that’s the point. We all need to choose what matters most to us, and own that. If we attempt to be everything, we’ll end up being nothing.

Kegagalan adalah sesuatu yang harus dihargai dan dipuji. Kegagalan seharusnya membuat kita bergerak maju, karena kegagalan selalu memberikan kita pelajaran dan ‘memaksa’ kita untuk belajar.

Uber misalnya, akhirnya mengakui kekalahannya di China setelah kalah total dari pemain lokal: Didi Kuadi. Terdengar seperti nama Jawa, memang. Tetapi itu adalah perusahaan sharing transportation yang menguasai China. Kekalahan yang diderita Uber bukanlah kekalahan dan kegagalan yang murah. Uber harus merogoh kocek sekitar 2 miliar dolar untuk ‘bakar duit’ di negeri Tirai Bambu itu.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

100 Rumus Sukses

Jadilah pribadi yang baik, terbuka, kreatif, jujur, bergairah, dan selalu berupaya meraih sukses dengan penuh optimistis setiap harinya. Panggung kecemerlangan kan menunggumu. If you wake up dreading Mondays, find yourself frustrated with your weeks, and discover you’re feeling sluggish and unmotivated both in the workplace and outside of it, it is time to make a change.

100 hal sederhana ini bisa membuat kesuksesan makin mendekat, berdasar pada karya David Niven berjudul The Simple Secrets of Successful People: What Scientists Have Learned and How to Use It, terbitan Harper Collins Publishing, yang saya tambahi dan sesuaikan dengan kondisi zaman sekarang. Selamat menyimak, ya!

1. Competence starts with feeling competent. Seperti dalam film Kungfu Panda, untuk berhasil menjadi jagoan memang tak ada resep khusus, yang ada hanyalah keyakinan khusus.

2. It’s not how hard you try. Ini semua tentang seberapa yakin kamu tentang visi dan tujuanmu.

3. Creativity comes from within. Genuine interest is the key to solve problem successfully. Orisinalitas dan keyakinan atas potensi diri, akan menghadirkan ‘kemampuan menyelesaikan masalah’ yang tidak dimiliki oleh orang lain. Di situlah rahasia untuk ‘berbeda dari orang kebanyakan’. Temukan orisinalitas dirimu.

4. Take small victories. A lot small victories is more satisfaction than one big victory, said research.

5. You can’t force yourself to like broccoli. Memaksakan diri makan brokoli kalau tidak suka, tentu saja bisa muntah.

6. Resist the urge to be average. Sangat gampang menjadi seperti orang kebanyakan. Tetapi, itu juga yang membuatmu tidak ke mana-mana. Tidak meraih prestasi apa-apa. Jadi, bila ada yang mengajakmu menjadi orang rata-rata, bertahanlah, atau kalau perlu, lawanlah!

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Perlukah Bakat dan Kerja Keras?

Jangan terlalu memuja bakat, hingga terlalu memandang rendah kerja keras. Kita tidak melihat segala usaha di balik suatu kesuksesan. Yang kita lihat adalah kelihaian seorang penari balet selama 15 menit ketika pentas, bukan latihannya bertahun-tahun. Kita hanya melihat 200 lembarnya, bukan 20.000 jam yang digunakan oleh seorang penulis untuk menyusunnya dengan simbahan rasa dan hati untuk memberikan yang terbaik. Pada dasarnya, setiap orang memiliki bakat. Tetapi, kerja keraslah senjata sesungguhnya dalam hidup ini.

Kadangkala, ketika kita mencurahkan segala usaha dan waktu untuk mencapai sesuatu, pasti terbersit dalam pikiran bahwa: Apakah semua usaha ini akan terbayar? Apakah semua usaha ini akan berhasil? Apakah ada gunanya? Jika tidak berguna, mengapa harus bersusah-payah seperti ini? Singkirkanlah keraguan tersebut. Teruslah melangkah. Setiap sungguh-sungguh pasti terbayarkan. Takkan pernah ada yang tenggelam dalam keringat. Hasil itu mungkin tidak nampak sekarang atau dalam waktu dekat. Tapi, ia akan selalu mendatangi kita, sebanding dengan sejauh mana dan sekeras apa kita dalam berusaha.

Bekerja besarlah. Bekerja hebatlah. Dan jangan lupa, berjiwa besarlah. “Raja yang akan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar,” kata Meng Tze, “pasti tak punya menteri yang sedia tiap saat dipanggil menghadap. Justru dia yang akan mengunjungi mereka untuk meminta nasihat. Sebab tugas besar hanya bisa dituntas oleh mereka yang berjiwa besar.”

Kita menghadapi dunia yang sangat kompetitif. Apapun bidang yang kita geluti, bekerjalah lebih keras dari orang lain. Itu akan memberikan hasil yang berbeda. Selalulah ingin menjadi yang pertama. Kerja keras akan memberikan perbedaan dan menampakkan keunggulan. Namun, perlu juga diingat bekerja keraslah pada bidang yang engkau sukai.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!