Menjadi Hyperconnector

“So my advice for anybody who hasn’t achieved his or her dream job is this: take courage, believe in yourself, take the leap, and don’t give up. You’ve only got one life. Become the person you’re meant to be. But don’t assume the time you’ve spent doing something else is time wasted. It’s all part of the plan.”

– GEOFFEREY JAMES

Maria Popova. Menjuluki dirinya sendirinya dengan Curator of Interestingness. Ia menjalani hari-harinya penuh dengan asupan ilmu untuk kemudian ia peras dan timang-timang sebelum disajikan lagi ke pembaca blognya yang fenomenal: brainpickings.org.

Berawal dari kegelisahannya akan satu tempat di mana orang-orang bisa mendapatkan konten yang bermutu dan timeless mengantarkan Maria pada blognya yang menjadi rujukan insan kreatif di seluruh dunia. Maria Popova adalah Hyperconnector.

[bctt tweet=”Hyperconnector adalah menjadi mencolok dalam lautan data di social knowledge. “]

Kita semua online. Akan tetapi, hanya yang menjadi konektor bermakna sajalah yang membuat aktivitas online itu berarti. Ketika kita menjadi hyperconnector, ribuan orang akan menonton film yang kita rekomendasikan, dan membaca buku yang kita anjurkan.

Di era berkelimpahan data seperti sekarang, menjadi sumber tepercaya untuk sebuah informasi adalah sebuah kelangkaan. Pengetahuan terlalu sempit bila hanya dikuasai oleh Wikipedia dan Google saja. Semua orang bisa mengunggah video ke Youtube, atau men-tweet hal-hal bermutu, akan tetapi hanya hyperconnector sajalah yang bisa dipercaya dan memberikan pengaruhnya.

Hyperconnector adalah sosok kreatif karena di era yang berkelimpahan pengetahuan seperti sekarang, ia mengkurasi pengetahuan-pengetahuan yang penting saja untuk disajikan kepada banyak orang.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!