Penulis, Propaganda, dan Massa

Hitler. Secara lihai menghadirkan propaganda secara lengkap dan detail untuk memengaruhi. Ia menggagaskan adanya keharusan sebuah simbol bagi perjuangan partai Nazi. Fungsinya sebagai perwakilan simbol perjuangan, kebangkitan semangat, kepercayaan diri, dan penggalangan kekuatan massa secara massal.

Dalam Mein Kampf-nya pun dinyatakan seperti itu, bahwa tidak akan diperoleh banyak pengikut melalui sekadar penjelasan dan instruksi, akan tetapi ada dua hal pokok yang dapat menggerakkan massa: kesetiaan emosional dan histeria.

Jadilah perangkat-perangkat propaganda diluncurkan. Logo swastika akhirnya dipilih karena legendanya dan keberadaanya yang familiar selama ribuan tahun. Logo itu selalu mewakili ‘kebesaran’ dalam peradaban kuno. Tapi Hitler memodifikasinya, swastika ia balik ke arah kanan.

Untuk warna dalam bendera pun ia tak main-main. Merah adalah sosialisme, putih nasionalistis, dan hitam pada logo swastika adalah kemenangan dan kemurnian. “Keserasian warna paling brilian yang pernah ada,” pujinya pada pemilihan warna itu.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!