Menentukan Personal Branding (2): How are You Perceived

Setelah mampu memetakan diri, sekarang saatnya menanyai orang-orang sekeliling kita. Mari membaginya menjadi tiga ranah.

Pertama, ranah personal relationship. Tanyalah teman-teman dekat dan juga keluarga, “Saya itu bagusnya di bidang apa?” Terkadang, kita terlalu ngotot bahwa kita jago dalam suatu hal, namun pandangan orang terkadang lebih jernih dari pandangan ngotot kita sendiri. Bukan kemudian suara-suara luar itu harus mengalahkan inner voice kita, akan tetapi, mendapatkan banyak asupan positif seperti itu akan membuat diri menjadi lebih yakin akan kemampuan diri.

Kedua, ranah professional relations. Jikalau kita pernah mengerjakan proyek, bekerja sama dengan orang-orang yang lebih senior dan hebat dari kita, tanyalah kepada mereka apa pendapat mereka tentang diri kita? Sisi mana yang perlu kita tingkatkan dan sisi bagus apa yang kita punya. Ranah profesional berbeda dengan hubungan pribadi seperti teman dan keluarga. Bisa jadi ranah pribadi tersebut akan memberikan masukan blak-blakan. Akan tetapi, ranah profesional jauh lebih blak-blakan karena ini adalah hubungan yang “enggak peduli siapa elu” dan tanpa sungkan.

Ketiga, online reputation. Punya akun Facebook dan Twitter, tapi dengan nama yang alay maksimal dan lebay fenomenal? Trust me, it’s time to wake up!

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment