Pemasaran UKM dengan Minim Biaya, Mungkin Nggak?

Dengan terbatasnya anggaran marketing yang dimiliki UKM, bukan berarti menjadikan usaha kecil kalah dengan usaha skala besar. Untuk itu agar dan untuk bisa naik kelas, UKM harus lebih kreatif dengan anggaran biaya yang minim untuk menghasilkan strategi pemasaran yang tepat. Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan pemasaran dengan anggaran terbatas:

  • Bekerjasama dengan pengusaha atau rekan Anda untuk pemasangan iklan
  • Mencoba mengirimkan penawaran produk kepada pelanggan serta memberikan potongan harga untuk paket pembelian tertentu.
  • Perkenalkan produk dan usaha Anda melalui media gratis, hal ini akan membantu pencarian para konsumen tentang produk yang Anda tawarkan. Misalnya saja publikasi melalui internet.
  • Libatkan lingkungan yang ada disekitar usaha Anda, dalam salah satu kegiatan yang usaha Anda laksanakan. Ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara publikasi gratis kepada masyarakat sekitar.

Salah satu kendala yang sering dihadapi UKM biasanya adalah bagaimana memasarkan produk dengan minimnya dana. Banyak cara yang bisa dlakukan untuk strategi pemasaran, dan UKM pemula juga bisa. Berikut ini tip-tipnya.

UKM harus membuat target bisnis. Salah satunya dalam bentuk target sales (omset). Tentukan jumlah dan periodenya.

Pelaku bisnis perlu membuat list daftar strategi marketing untuk mencapai target jualan yang dibuat. Cek siapa pesaing kita di pasaran. Cek produk atau jasa yang serupa, cek kelebihan mereka, jadikan referensi.

Kenali siapa target konsumen yang ingin disasar: usia, gender, area, kelas ekonomi, gaya hidup. Produk kita harus punay pembeda (differensiasi) dengan pesaing. Misalnya pada kemasan, konten, servis, kualitas, dan lain-lain. Memiliki kelebihan dibanding dengan pesaing, contohnya adalah bisa lebih bagus, lebih murah, lebih banyak, lebih stylish, dan lain sebagainya.

Kenalkan produk kita ke calon konsumen alias promosi. Bagaimana konsumen bisa tahu produk kita kalo tidak kita infokan. Promosi untuk UKM bisa memakai cara offline, seperti brosur, iklan, event promo, jadi sponsor event, dan lain-lain. Promosi lewat online, bisa dengan mamaki blog marketing, website (dengan memaksimalkan SEO, SEM), aktif di portal e-commerce.

Promosi juga bisa menggunakan cara direct marketing, seperti lewat BBM, e-mail, SMS marketing, telepon (tapi dengan menggunakan soft marketing).

Promosi lewat sosial media, seperti menggunakan Fans Page Facebook, Blog (strategi: Content, Conversation, Campaign). Kembangkan tempat jualan, bisa offline (punya toko) atau onlone (online shop). Jalani dengan promosi.

Nah, kemudian kembangkan strategi jualan. Banyak cara untuk meningkatkan sales untuk pelaku UKM. Untuk memperbesar calon pembelis misalnya dengan promosi, trial product (mencoba produk), kontak ke database calon konsumen.

Membuat calon pembeli jadi pembeli adalah dengan memberikan penawaran menarik, contoh: diskon terbatas, brosur yang ada vouchernya.

Cara memperbesar pembelian konsumen adalah dengan membuat paket-paket produk, bundling. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan volume sales. Jaga konsumen supaya tetap jadi konsumen ktia dan melakukan pembelian berulang, contoh: membercard.

Bangun mereka kita, jaga kualitas produk, dan daftarkan mereka di HKI, supaya tidak diambil hak ciptanya oleh orang lain.

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment