nama pena

Perlu Nggak Sih Pakai Nama Pena?

Perlu Nggak Sih Pakai Nama Pena? – Perlu dan tidaknya tergantung kebutuhanmu sebagai penulis. Sebagaimana kita tahu, Tere Liye yang terkenal itu bukan nama asli. Nama aslinya adalah Darwis. Begitu juga dengan Tasaro GK, nama aslinya adalah Taufik Saptoto Rohadi. Nah, yang paling terkenal adalah J.K. Rowling yang harus mengubah nama penanya menjadi Robert Galbraith ketika menelurkan karya The Cuckoo’s Calling, The Silkworm, dan Career of Evil yang versi bahasa Indonesia-nya diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Beberapa pertimbangan mungkin perlu kamu pertimbangkan antara menggunakan nama pena atau tidak. Misalkan, bila nama aslimu terkesan ndeso dan tidak menjual, bisa kamu putuskan untuk menggunakan nama pena yang lebih keren dan menjual. Bisa juga dengan alasan agar namamu menjadi merek diri yang mudah diingat oleh pembacamu nantinya.

Contoh paling mudahnya adalah Dewi Lestari yang sudah kita kenal sebagai penyanyi dalam gabungan vokal grup Rida Sita Dewi. Nah, ketika menulis novelnya menggunakan nama pena Dee. Ini tentu menarik, karena dengan nama sesingkat itu, kita menjadi bisa membedakan mana Dewi Lestari yang menyanyi dan mana Dewi Lestari yang kita kenal sebagai novelis.

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
Karena berkolaborasi akan lebih baik, apalagi kolaborasi yang bermanfaat. Bergabunglah bersama pembelajar lainnya. Sekarang.
Jangan khawatir, saya juga benci dengan spamming. Kita belajar bersama untuk hidup yang lebih baik.

Leave a Reply