Bagaimana menjalani hidup dengan tenang dan bertujuan

Mengapa Personal Branding Penting?

Rebecca Van Dyck, memiliki jalan keren karier kreatif karena kredibilitasnya. Lihat saja track record-nya ini: mengurusi kampanye kreatif Just Do It-nya Nike ke seluruh dunia. Lalu, me-launching iPhone dan iPad-nya Apple. Kemudian menyuguhi kampanye global pertamanya Levi’s yang bertajuk Go Forth. Setelah itu, bergabung dengan Head of Consumer-nya Facebook sejak Februari 2012.

Kebiasaannya saat kuliah? Membaca tiga koran yang berbeda setiap harinya untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Kegemarannya? Bepergian ke banyak tempat untuk menantang dirinya sendiri. Menarik sekali jalan hidupnya. Tapi semua itu tak datang dengan sendirinya, ada usaha dan rencana yang ia lakukan menuju ke tempat impian.

Setiap orang selalu unik dengan pemikiran, kelebihan, dan juga pengalamannya yang dapat menjadi aset personal branding yang kuat. Dan orang yang berbakat disertai dengan bekerja keras dan rajin, tidak akan secemerlang yang berbakat, bekerja keras, rajin, dan yang mempunyai personal branding yang kuat.

Mengapa personal branding penting? Untuk menghadirkan alasan-alasan khusus pada orang-orang untuk menyematkan kesan khusus ke dalam diri kita sehingga kesempatan-kesempatan kebaikan semakin lebar.

Menciptakan personal branding sama susahnya dengan membangun brand pada sebuah produk. Bedanya, dalam branding sebuah produk manusianya lah yang melakukan segala upaya untuk keberhasilan suatu produk. Sedangkan untuk personal branding, kita mem-branding diri sendiri.

Ciptakan brand untuk diri sendiri. Agar kesempatan-kesempatan baik tak lekas hilang begitu saja. Kalaulah kita jeli melihat kehidupan pribadi orang-orang besar, kita akan tersadar bahwa personal branding benar-benar mereka gunakan dengan sangat kuat dan hati-hati.

Mengapa?

Karena memang itulah strategi yang mereka gunakan untuk terus menapaki karier kebesaran dan keberlimpahan keberbaikan mereka. Ringkasnya, personal branding membuat diri menjadi sosok yang mudah diingat karena ‘sesuatu yang kita miliki’.

Di dunia ini banyak sekali orang berbakat. Akan tetapi, manakala mereka tidak mampu membangun personal branding yang kuat di benak orang lain, ia akan menjadi biasa-biasa saja dan tidak menjadi hebat sebagaimana seharusnya berdasarkan bakat yang ia miliki.

Dengan personal branding yang kuat, berarti kita membuat perbedaan pada diri sendiri dalam persaingan pasar di kehidupan penuh bakat di alam manusia. What others say about your brand is more important and more impactful than what you say about yourself.

Bila kita tidak memberikan definisi yang kuat pada diri sendiri, orang lain yang akan melakukan labelisasi kepada kita. Itulah gunanya personal branding: mendefinisikan diri sendiri sesuai yang kita ingini.

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment