Kiat Menghadirkan Karya Terbaik

Jika ingin mengeluarkan yang terbaik, asupilah diri sendiri dengan hal-hal yang baik. Sebegitu pula saat ingin menghadirkan kekata yang memesona. Asupilah diri ini dengan asupan literasi yang memadai.

Bangunlah wilayah untuk diri sendiri. Wilayah yang semua isinya adalah dunia literasi. Itu akan memberikan pengaruh yang luar biasa dan memesatkan kemampuan kita. Setelah itu, kita bisa memberdaya kata-kata yang kita torehkan dengan lebih apik.

Bagaimana caranya?

Pertama, libatkan diri ke dalam masalah yang sedang kita tulis. Menjadi lebih intuitif, bukan sekadar interpretatif. Kita menghadirkan rasa-rasa yang kita punya ke pembaca, bukan sekadar menghadirkan data-data yang membuat mereka pusing kepala.

Kedua, tergila-gilalah membaca. Ada dua jenis. Absorber reader, membaca untuk menyerap isinya. Ini akan membuat kita kaya akan data. Dan reviewer reader, membaca untuk menilai, memberi komentar, memberi catatan. Ini akan membuat kita kebanjiran gagasan yang sebegitu banyak.

Ketiga, cinta dengan aktivitas menulis. “If you don’t love the work you’re doing, you get sick—phisically, mentally, or spiritually. Eventually, you’ll make others sick, too. Jika kamu tidak mencintai pekerjaan yang sedang kamu lakukan, kamu akan sakitsecara fisik, mental, atau spiritual. Bahkan, bisa jadi kamu akan membuat orang lain ikut sakit pula,” tulis Lorraine Monroe. Maka, saat dalam menulis kita merasa mumet menghadirkan kata, jangan-jangan pembaca akan mumet pula.

Cintailah, rasakan dalam-dalam, dan alirkanlah kekuatan jiwa. Hadirkan sesuatu yang berharga untuk pembaca. Itu akan membuat karya lebih berdaya.

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment