Inilah Jawaban Mengapa Saya Bisa Terus Kreatif

Saya sering mendapati pertanyaan yang tentu saja diajukan kepada saya, mengapa saya bisa begitu kreatif. Saya terkaget. Begitu kreatif? Itu artinya, level kreatifnya sudah di atas rata-rata, kan? Ah, itu tentu versi mereka.

Tetapi, buntut keterangan dari pertanyaan mereka itu yang membuat saya menganga kagetnya. Saya dikatakan sering melakukan banyak aktivitas mengagumkan. Menulis banyak buku bagus. Mengisi banyak seminar. Mendesain. Punya usaha clothing-an. Motret-motret. Bikin social movement kreatif. Dan banyak lagi. Bahkan, ketika website ini saya launching kemarin lewat beberapa grup WhatsApp, respons positif berdatangan dan kebanyakan dengan embel-embel keren. Memuji desain theme-nya dan juga kontennya. Mmm… sebegitu kerenkah saya? #eh

[pullquote] Mmm. Baiklah. Mungkin ini kesempatan yang baik untuk menjawabnya. Jadi kalau ditanya lagi, bisa saya jawab, “Jawabannya ada di website saya.” Hehehehe.
[/pullquote]

Saya memang telah menulis banyak buku, bahkan dengan berbagai genre. Satu hal yang tak banyak orang lakukan. Mengisi banyak seminar, baik tentang perbukuan, kreativitas, kepenulisan, bahkan creativepreneurship. Mendesain logo, kaos, dan lain sebagainya. Sering traveling juga jadi ya motret-motret juga. Ada kegiatan sosial di creative social movement Satria Foundation yang alhamdulillah sudah mendonasikan Rp100 juta lebih hingga sekarang, dan 80% donasi tersebut saya dapatkan dari teman-teman dunia maya! Akkkkkk. Kapan-kapan saya akan sharing bagaimana saya dan teman-teman melakukannya.

Bagi beberapa orang, saya memang banyak melakukan hal-hal keren dan tentu saja kreatif. Dan bagi banyak orang pula, hal-hal yang saya lakukan itu tidak bisa mereka lakukan. Padahal, sungguh dan sangat sungguh, saya melakukannya dengan santai-santai saja. Dengan enak dan tanpa beban. Percayalah. Plissss. Jadi, jangan dilebay-lebaykan lagi. Heuheuheu.

Pertanyaan mereka kemudian dikerucutkan: bagaimana bisa dapat ide untuk melakukan hal-hal kreatif seperti itu?

Ini jawaban saya. Camkan dan perhatikan baik-baik ya kakak. Hihihihi.

Seseorang yang memang berkecimpung di dunia kreatif dan sudah bertahun-tahun selalu berpikir dalam kerangka berpikir kreatif, pada akhirnya akan terbiasa untuk memproduksi ide.

Batin yang sudah dibiasakan untuk berpikir secara kreatif otomatis akan menjadi lahan yang subur bagi ide. Stimulusnya jadi bisa dari apa saja, dari kegiatan sehari-sehari, dari membaca, dari mendengar informasi, membaca berita, jalan-jalan, dan sebagainya.

Masih bingung dan belum dapat poinnya?

Mungkin beberapa keterangan berikut bisa membantu. Ehm.

Saya percaya, bahwa semakin banyak kita berinteraksi dengan banyak hal, inspirasi akan semakin banyak pula menghampiri kita. Itu seperti kita membiarkan diri teraliri inspirasi tak bertepi. Tetapi, syaratnya memang kita harus siap terbuka. Siap open minded.

[bctt tweet=”Siap takjub dan berani mencoba dengan hal-hal baru. “]

Dan terpenting, siap berani untuk menemukan lahan-lahan baru yang jarang terjamah orang. Gampanngya, seperti Walter Mitty yang bertahun-tahun berada dalam kurungan kubikel kantornya, lalu memutuskan untuk mengeksplor dunia tanpa henti sebagaimana bisa kita lihat dalam film apiknya Ben Stiller berjudul The Secret Life of Walter Mitty. Belum nonton? Yaudah, wajib nonton, yak!

Intinya, berinteraksi, entah dengan tempat, orang, momen, benda, atau apa pun, akan membuat kita menjadi lebih kaya dengan asupan inspirasi.

Saat kita jalan-jalan, kita berinteraksi dengan tempat, kenangan, orang-orang, dan juga pengalaman. Itu memunculkan banyak hal yang bisa memicu lahirnya inspirasi.

Saat kita browsing di internet, kita berinteraksi dengan luapan informasi yang tentu saja membuat kita terbanjiri ide. Ya, itu berbeda dengan ketika kamu cuman menghabiskan waktu internetanmu dengan mengeluh di postingan (bahkan nggibahin temen kamu di status? Aduh, masih zaman gitu kelakuan kayak gini?) dan ngurusin akun-akun nggak jelas di dunia maya. Ayolah, hidup cuman sebentar ini jangan dihabiskan untuk-hal tidak bermutu dan tidak kreatif semacam itu yak. Hehehe.

Ada banyak inspirasi yang bisa kita jemput. Kita tinggal mengandangkannya, merawatnya, dan memilah-milah mana yang memungkinkan untuk kita eksekusi. Saat inspirasi banyak menghampiri, kita jadi memiliki banyak stok ide.

Melihat social movement yang dilakukan oleh orang-orang di luar negeri, bisa kita adaptasi dengan kondisi di sekitar dan eksekusi dengan teman-teman yang bisa berjalan sesuai visi. Having fun saja. Tak usah tegang. Yang tegang biasanya malah teman-teman kita. Bisa berjalan enggak, bisa tahan lama enggak. Padahal, apapun yang kita lakukan dengan passionate dan visi yang bagus akan bertahan lama. Jadi, tenang saja.

Melihat bisnis kreatif yang dilakukan oleh orang-orang di luar negeri, bisa kita adaptasi dan disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi yang ada pada diri kita. Santai saja. Tak usah terburu nafsu. Pelan-pelan, rencanakan dengan matang, cari mentor yang tepat, terus belajar, beraksi, dan tara! Selamat datang dalam dunia kreatif yang banyak hal keren di dalamnya!

Orang-orang yang passionate akan selalu bisa menemukan titik kecemerlangannya masing-masing. Tak perlu iri dengan yang orang lain peroleh saat ini. Irilah bila kamu tak bisa menghidupi passion-mu sebagaimana yang orang lain lakukan pada dirinya.

 

Jadi, sudah cukupkah penjelasan saya ini? Ataukah masih butuh tambahan? Silakan disampaikan dalam kolom komentar. Dan jangan lupa, bagi inspirasi rahasia kreatif saya ini (halah) ke teman-teman dengan nge-share ke sosial media, yak.

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment