Tak ada yang lebih menyenangkan daripada hari ini. Membuka jendela, melihat sinar matahari memasuki kamar. Hangatnya lembut, embusan anginnya ringan. Udaranya segar.

Tak ada yang lebih menenangkan daripada hari ini. Melihat tubuh baik-baik saja. Batuk kecil tak masalah. Banyak obat flu dengan harga murah yang bisa menyembuhkan.

Tak ada yang lebih menggembirakan daripada hari ini. Senyuman ibu. Rangkulan ayah. Candaan adik. Celotehan ponakan. Ramainya ibu-ibu menawar harga sayur, dengan abang tukang sayur yang kerepotan meladeni. Kerepotan yang membuatnya bahagia, karena artinya rezeki mengalir ke kantongnya.

Tak ada yang lebih ‘hidup’ daripada hari ini. Bisa menikmati buah, nasi, air putih, juga mandi dengan segar. Membalas celotehan kawan-kawan di sosial media, juga surel klien.

Karena kita tak pernah tahu apakah akan sampai diri ini di esok hari, maka bila kita tak bisa menjadi lebih muda esok hari, kita bisa hidup dengan semangat muda hari ini. Bila kita tak bisa lebih atraktif esok hari, kita bisa memanfaatkan sehat untuk menikmati hari ini. Bila kita tak berkesempatan menjumpai esok hari, kita masih bisa berdamai dengan diri dan menghargai orang-orang yang kita sayangi.

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.