. . .

Define Your Self Brand, Imagine Your Awesome Future

“We are CEOs of our own companies: Me Inc,” kata Tom Peters, “to be in business today, our most important job is to be head marketer for the brand called: YOU.”

Kuatnya personal branding berarti menjadi sangat mencolok di antara riuhnya jagad human capital. Semakin kuat brand-mu, akan semakin kuat kemencolokan itu.

Dalam kenyataan dunia sekarang, personal branding lebih kuat dan berarti daripada apapun bentuk dari sebuah talenta yang dipunyai oleh orang lain.

Kenapa?

Karena mass market tak lagi bisa membedakan antara branding dan talent. Saat diri kita menjadi sebuah brand, berarti kita sedang menunjukkan sisi paling spesial kita kepada mass market. Artinya, kita harus memiliki hal-hal istimewa yang bisa ditawarkan, konsisten, dan juga meaningful di saat bersamaan.

Segera temukan apa yang istimewa dari diri kita. Kembangkan sebaik mungkin. Entah itu bermusik, berolahraga, menulis, grafis. Ambil salah satu, kembangkan hingga maksimal. Setelah tahu kekuatan diri, tawarkan.

Jangan hanya diam dan menunggu keberuntungan. Tawarkan kepada publik bahwa kita memiliki kemampuan istimewa. Tawarkan dengan cara yang unik, dan juga secara terus menerus.

Lambat laun, akan banyak orang menemukan dan menempatkan diri kita sebagai top of mind atas kemampuan itu. “If you’re good at something,” kata Joker dalam trilogi Batman-nya Christopher Nolan, “don’t do it for free.”

Bergabunglah bersama 5.357 pembelajar lainnya.
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Dua pekan sekali, saya berikan informasi penting mengenai writerpreneurship. Wajib bagimu untuk bergabung dalam komunitas email saya ini kalau kamu ingin belajar menjadikan profesi penulis sebagai ikthiar utama dalam menjemput rezeki, seperti yang saya lakukan sekarang ini.
Kesempatan terbatas!

4 thoughts on “Define Your Self Brand, Imagine Your Awesome Future”

  1. siappp masbroo. setuju dengan apa yang ditulis Mas Fachmy. mungkin hal tersebut bisa berarti gini ya mas; memaksimalkan apa yang menjadi keunggulan/talenta yang telah kita miliki, karena bagaimanapun juga talenta itu ‘God-given’. jadi seperti itulah salah satu cara kita untuk bersyukur. 🙂

    ngomong2, numpang mampir di blog terbarunya Mas Fachmy ya. hehe

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.