Writing Tips

Menuntaskan Mimpi Menjadi Penulis

Tak seperti kebanyakan penulis di zamannya, Jane Austen memang menentang arus. Kebanyakan, penulis di zamannya itu menyeruakkan tema tentang petualangan dan imaji yang liar. Sebut saja yang mengusung tema itu seperti Daniel Defoe, Samuel Richardson, atau Henry Fielding. Tapi Jane tidak, ia justru menampilkan tema yang unik: dengan setting-an yang selalu bangsawan, ia seringkali mengisahkan …

Menuntaskan Mimpi Menjadi PenulisRead More »

Mainkan Imajinasi Sesukamu!

Namanya Jules Verne. Di beberapa dasawarsa, namanya disanjung-sanjung para ilmuwan. Padahal, ia adalah seorang penulis, bukan ilmuwan. Tak heran, karena karya-karya sastranya adalah jenis fiksi yang merangkum imajinasi dengan kemungkinan penalaran ilmiah. Tergelarilah ia sebagai Bapak Fiksi Ilmiah. Maka, kita dapati dalam novel-novelnya, Verne telah dianggap menemukan bom atom sebelum Einstein, merancang balon terbang sebelum …

Mainkan Imajinasi Sesukamu!Read More »

Sehelai Daun yang Mengguncang Jagat Penulisan

Namanya Ichiyo. Seorang penulis dari Jepang. Sejarah menintakannya sebagai satu-satunya perempuan yang sosoknya menghias mata uang kertas 5000 Yen Jepang. Kiprahnya tentu tak biasa hingga ia mendapatkan podium langka yang tak didapat oleh semua perempuan Jepang itu. Ichiyo terlahir pada tahun 1872, dengan nama aslinya adalah Natsuko. Di usianya yang sebelas tahunlah Natsuko mengganti namanya …

Sehelai Daun yang Mengguncang Jagat PenulisanRead More »

Mengemas Jiwa Dulu, Baru Menyebar Makna

Ada dua macam penyakit yang membuat kita tak pernah melejit. Pertama, banyak mengeluh. Banyak mengeluh berarti selalu menyalahkan sendiri akan kerja dan kualitas diri. Tak pernah memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk memulai dan mengakhiri menulis. Selalu merasa lebih jelek hingga tak pernah berani menulis. Kedua, cepat puas. Menulis tidak mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat …

Mengemas Jiwa Dulu, Baru Menyebar MaknaRead More »

Gunakan Gayamu Sendiri dalam Menulis

Kita terlahir dengan segala keunikan yang menyerta. Kita boleh menulis dengan tema yang sama dengan yang orang lain kerjakan, tapi tidak dalam cara kita memaknai, mengemas, dan juga menuturkan. Mengapa kita harus menjiplak gaya penulis lain? Biarlah mereka tetap dengan gaya mereka. Kita bangun gaya sendiri. Menjadikan mereka inspirasi itu berbeda dengan membajak gaya. Jika …

Gunakan Gayamu Sendiri dalam MenulisRead More »

Pin It on Pinterest