Aulia “Ollie” Halimatussadiah: My Life Story is My Legacy

Seperti apa sih perjalanan hidup Mbak Ollie hingga bisa menjadi seperti sekarang?

Saya datang dari keluarga middle class. Kaya banget enggak, miskin banget juga enggak. Bagusnya, orang tuaku selalu mengusahakan budget untuk pendidikan dan buku.

Selalu ada uang untuk dua hal itu. Dan menurutku, dua hal tersebut adalah akses terbaik dalam hidupku.

Dalam pendidikan, orang tuaku sangat terbuka, bahkan sangat suportif dengan setiap keputusanku. Tak pernah sekali pun mereka menekan harus ranking berapa.

Karena ayah kerjanya sering pindah, aksesku ke banyak kota pun makin terbuka, mulai dari Makasar, Kupang hingga Bengkulu. Dari situ pula, aku belajar berteman dengan culture yang tentu saja berbeda. Bahkan, waktu di Kupang pernah menjadi minoritas, dan itu sangat membangun karakterku juga.

Orang tuaku adalah sosok pengharga waktu jempolan. Kedisiplinan pun akhirnya benar-benar ngena di aku karena aku berada di lingkungan keluarga yang menghargai waktu. Selain itu, mereka juga agak sedikit khawatiran. Tapi itu bagus. Asal aku bisa memberikan alasan yang masuk akal di benak orang tuaku, akhirnya mereka tak khawatir lagi.

Namun, dengan sifat khawatiran itu, aku juga menjadi pribadi yang rebel, tapi rebel with purpose. Misalkan, orang tuaku sangat khawatir waktu aku resign dari kerjaan dan mendirikan kutukutubuku.com. Tapi, pelan-pelan aku menjelaskan bahwa this is my passion.

Akhirnya, mereka mengerti dan mendukung. Tapi, ada saat juga di mana aku benar-benar patuh pada orang tuaku. Misalkan, saat masa kuliah, aku ngotot pengen masuk sastra Inggris. Namun, orang tuaku memintaku masuk ke jurusan IT. Ya sudah, aku akhirnya manut saja. Dan siapa sangka, dunia teknologi menjadi jalan hidupku hingga sekarang.

ollief

Apakah pernah menemukan ‘aha moment’? Sebuah momen di mana itu adalah sebuah langkah berani ataupun langkah awal dari perubahan positif yang membawa Mbak Ollie hingga menjadi seperti sekarang?

Langkah berani pertama hingga membuatku menjadi seperti sekarang adalah sejak mendirikan kutukutubuku.com. Setelah itu, banyak sekali kesempatan datang. Saya bisa mendirikan Tuku Solution, NulisBuku.com, juga StartUpLokal.

Kesemua hal itu passionate bagi saya. Semuanya saya sukai.

ollie

Bagaimana dukungan keluarga dan teman?

Sejauh ini, keluarga dan teman senantiasa positif mendukung pada apa yang saya citakan. Dalam lingkungan pertemanan misalnya, saya selalu berusaha mengecek kepada diri sendiri, apakah aku sudah kind enough pada orang ataukah belum.

Karena saya percaya, pada waktunya, ketika kita selalu menebar kebaikan kepada orang lain, kebaikan itu akan menghampiri kita pula. Dan kebaikan itu bisa berbentuk apa saja. Diajak kerjasama pun merupakan sebuah kebaikan.

Saya memiliki teman-teman dekat hingga 20-an. Semua bisa saya katakan dekat karena mereka memang selalu bisa diandalkan dan selalu keep in touch.

ollie

Apa arti kreativitas bagi Mbak Ollie?

Menurutku kreatif itu tetap berdaya meski banyak limitation. Kita hidup di negara yang diverse banget. Banyak banget culture-nya. Dan banyak pula keindahannya. Itu memengaruhi banget daya kreativitas kita, seharusnya.

[pullquote] Dalam berkreativitas, saya biasa men-celebrate small victories. Membiasakan menulis my achieve. What is the good news yang saya dapatkan hari ini, dan mengapresiasi hal-hal positif lainnya, sekecil apa pun. Dan begitu, saya jadi terbiasa merayakan hal-hal positif kecil, dan siap untuk menerima hal-hal positif besar.
[/pullquote]

Coba bayangkan misalkan kita tinggal di Arab, mungkin kita hanya melihat sedikit warna karena pemandangan alamnya yang tak seberapa. Hanya pasir dan gurun.

Coba di Indonesia. Warna dan variasi alamnya lebih banyak. Harusnya, itu bisa merangsang daya kreativitas kita lebih banyak. Harusnya kita orang Indonesia lebih banyak imajinasi. Impiannya pun harus gede.

Misalkan saya, ingin sekali membangun community center untuk book and writing di Jakarta, Depok atau Jogja. Orang ke Malaysia pasti pengen berfoto ke Petronas. Nah, nanti bangunan itu juga seperti itu. Destinasi yang setiap turis ingin mengabadikan momennya pernah berkunjung ke situ.

ollie

Apa makna passion bagi Mbak Ollie?

Passion menurutku adalah sesuatu yang kita cintai. Sukai. Sesuatu yang kalau kita kerjain tidak membuat kita capek, tapi malah nambah energi. Yang jika kita tidak dibayar pun pasti akan melakukannya dengan senang hati.

Nah, passion-ku ada di buku dan menulis. Everything about book aku sangat passionate.

ollie

Apa yang membuat Mbak Ollie tetap konsisten di jalan ini, dan sebenarnya apa yang tengah Mbak Ollie perjuangkan di setiap karya maupun aktivitasnya?

Yang membuat saya tetap konsisten berada di jalur ini adalah karena dalam keseharian loved based life. Saya menjalani hidup dengan cinta. Dengan passion. Dan yang ingin saya beritahukan ke generasi muda Indonesia adalah, living with your passion itu kayak gini loh.

My life story is my legacy. Itu yang ingin saya wariskan kepada generasi muda Indonesia. Bahwa mari menemukan kemudahan-kemudahan dalam menjalani hidup dengan benar. Karena seharusnya, jalan yang benar itu gampang.

olliefix6

olliefix7

Mbak Ollie berjilbab, dan prestasinya segudang. Apa pesan buat para muslimah muda di luar sana?

Buat para muslimah yang sering minder, keluarlah dari batas-batas yang dibuat diri sendiri. Be curious. Cobalah hal-hal baru. Aku bahkan ketika bertemu dengan bule di luar negeri, mereka tak lagi melihat penampilanku yang berjilbab. Tapi sudah melihat ke isi obrolan. Sejauh mana wawasanku.

[bctt tweet=”Maka, teruslah membuka wawasanmu. Buatlah teman-teman baru sebanyak-banyaknya. “]

Banyaklah pula membaca. Menulis juga. Be your better self everyday. Jangan bandingkan diri dengan orang lain. Bandingkanlah diri sendiri dengan diri yang kemarin. Selain itu, tetaplah pegang teguh semua prinsipmu. Engkau boleh membaur, tapi jangan sampai prinsip-prinsipmu terlebur.

Fachmy Casofa
3 EBOOK GRATIS!
Dapatkan 3 e-book gratis spesial dari saya, khusus untuk kamu yang siap dan mau saja. Daftar lewat form ini. Penawaran terbatas!
Jangan Lupa Share, Ya!

Leave a Comment