5 Kunci Mendirikan Startup

Mendirikan startup bukanlah persoalan main-main. Ini adalah sebuah kegiatan yang memang kita rancang menjadi sebuah bisnis yang menghasilkan. Lalu, apa saja yang perlu kamu persiapkan?

Temukan Alasan Mendasar

Mengapa kamu mendirikan startup? Apakah agar jadi kaya raya dengan income miliaran, atau agar terkenal, atau hal lainnya? Pada akhirnya, alasan terbaik untuk memulai sebuah startup adalah karena kamu sangat-sangat bergairah untuk menjadi pemecah sebuah masalah, dan kamu akan menyesal seumur hidup bila tidak mendirikan startup tersebut.

Dengan alasan semendasar itu, halangan apa pun yang akan hadir dalam perjalananmu, akan menjadi tantangan yang harus kamu taklukkan. Dalam dunia startup, adalah dunia yang penuh stres dan pembaruan-pembaruan yang terus berlanjut. Pastikan alasan mendasarmu untuk mendirikan startup tersebut menghasilkan energi.

Membuat Tim Tetap Ramping

Tetaplah memiliki tim yang sedikit, namun berimpak besar. Dengan begitu, kamu dan tim bisa fokus kepada produk, dan siap untuk bertumbuh lebih lanjut.

Tetaplah ramping selama yang kamu bisa.

Dua Pikiran yang Harus Dipikirkan

Pikiran pertama yang harus dipikirkan adalah, pikirkan bagaimana caranya agar bisnismu bisa berjalan dalam jangka waktu yang panjang. Pikirkan apa yang seharusnya dicapai dalam sepuluh tahun ke depan oleh bisnismu, dan keputusan macam apa yang harus kamu putuskan sekarang.

Pikiran kedua yang harus dipikirkan adalah, berpikirlah besar. Apa yang bisa kamu lakukan sepuluh kali hingga seratus kali lebih baik dari apa yang bisa kamu lakukan daripada kompetitor. Apa yang bisa bisnismu lakukan yang saat ini kompetitormu tak bisa lakukan.

Pola pikir keduanya akan membuat bisnismu berjalan dengan baik.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Ide-Ide Bodoh dalam Startup yang Berubah Menjadi Bisnis Triliunan Rupiah

Banyak yang melihat startup seperti Instagram atau Facebook, kemudian mengatakan, “Gue juga pengen bikin perusahaan seperti itu. Gue cuman butuh ide bagus aja yang kayak gitu.”

Perlu kita tahu, tak semua ide bagus berakhir menjadi sebuah bisnis bagus. Dan tak semua ide jelek, berakhir menjadi bisnis yang jelek. Buktinya adalah beberapa ide startup ‘tak bagus’ ini yang berubah menjadi bisnis bernilai triliunan.

Snapcat. Evan Spiegel, pendirinya, ketika mempresentasikan produk ini kepada calon investor, “Ini adalah sebuah aplikasi mobile di mana teman-teman bisa berbagi foto yang akan hilang selamanya dalam hitungan detik.” Kontan saja para calon investor ini mengatakan, “Ini adalah sebuah ide yang mengerikan!”

Dan sisa ceritanya, kita tahu bahwa Snapcat justru begitu booming.

Airbnb. Menyewakan kamar untuk orang asing, dan bahkan menyediakan sarapannya juga? Terdengar ide yang buruk bukan? Tapi siapa sangka, ide sewagu ini berubah menjadi bisnis triliunan rupiah. Brian Chesky, pendirinya, mengatakan ide ini kepada semua orang yang ditemuinya, dan semuanya mengatakan bahwa idenya memang terdengar sangat bodoh dan aneh.

Satu-satunya yang percaya dengan ide ini adalah Paul Graham, itu pun komentarnya sangat mencengangkan, “Saya pikir Airbnb adalah ide yang sangat buruk. Saya mendanainya hanya karena saya sangat menyukai para founders-nya.”

SpaceX. Didirikan oleh Elon Musk, dengan satu premis yang menggetarkan, “Kalau NASA bisa mengirimkan roket ke luar angkasa dengan dana 100 juta dolar, maka SpaceX bisa melakukan hal yang sama dengan dana hanya 50 juta dolar.” Kelihatan sebagai sebuah ide yang berantakan memang. Bahkan, Elon Musk sebagai pendirinya pun mengakuinya.

Akan tetapi, siapa menyangka hal itu benar-benar terwujud, dan SpaceX menjadi bisnis yang bernilai triliunan rupiah.

Google. Yah, kamu tidak salah baca. Saat Google didirikan, saat itu sudah ada 20 search engine yang tersedia di pasaran. Bahkan, Rusia pun memiliki search engine-nya sendiri. Yang membedakan Google dengan search engine lain adalah pada pengelolaan homepage-nya. Google menghapus semua konten dan hanya menampilkan dalam bentuk list saja.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!