Download Undang-Undang Sistem Perbukuan Tahun 2017

Undang-undang sistem perbukuan telah disahkan. Beberapa revisi dilakukan. Beberapa informasi penting yang akan kita dapatkan dalam undang-undang ini misalnya adalah:

Sistem Perbukuan adalah tata kelola perbukuan yang dapat dipertanggungiawabkan secara menyeluruh dan terpadu, yang mencakup pemerolehan naskah, penerbitan, pencetakan, pengembangan buku elektronik, pendistribusian, penggunaan, penyediaan, dan pengawasan buku.

Buku adalah karya tulis dan/atau karya gambar yang diterbitkan berupa cetakan berjilid atau berupa publikasi elektronik yang diterbitkan secara tidak berkala.

Naskah Buku adalah draf karya tulis dan/atau karya gambar yang memuat bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir.

Literasi adalah kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis sehingga setiap orang dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas hidupnya.

Penulis adalah setiap orang yang menulis Naskah Buku untuk diterbitkan dalam bentuk Buku.

Penulisan adalah penyusunan Naskah Buku melalui bahasa tulisan dan/atau bahasa gambar.

Penerjemah adalah setiap orang yang melakukan penerjemahan.

Penerjemahan adalah pengalihbahasaan Buku dari bahasa sumber ke dalam bahasa tertentu, baik gaya, makna, maupun konteks.

Terjemahan adalah hasil pengalihbahasaan Buku dari bahasa sumber ke dalam bahasa tertentu, baik gaya, makna, maupun konteks.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Jangan Gampang Menyerah karena Hidup Tak Sesebentar Itu

Kebanyakan, orang-orang di muka bumi ini cenderung untuk tidak akan mengizinkan kita mewujudkan impian. Orang lain cenderung berharap bahwa kita akan gagal meraih impianmu sehingga mereka bisa menertawakanmu—kecuali beberapa orang yang memang menginginkan kita mewujudkannya seperti keluarga dan rekan kerja.

Ryan Holiday memberikan wejangan dalam bukunya The Obstacle Way dengan, “Stop looking for angels, and start looking for angles.” Artinya, kita bisa melakukan apa pun yang kita putuskan untuk harus kita lakukan. Buatlah keputusan dan lupakan apa yang akan orang lain katakan tentang kita. Bila tidak, kita tidak akan pernah benar-benar hidup dan bertanggung jawab atas apa yang akan kita putuskan.

Ketika kita selalu menghargai proses, hasil akan mengikuti dengan sendirinya. Bukan sebaliknya. Daripada banyak berpikir dan memikirkan tentang hidup, lebih baik jadikan diri kita benar-benar bermanfaat—baik bermanfaat untuk diri sendiri maupun bermanfaat untuk orang lain. Pecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh orang lain, tambahkan nilai-nilai pada banyak hal, dan terpenting nikmatilah hidup.

Kegagalan adalah hal yang biasa. Saat terjatuh, kita hanya perlu untuk bangun lagi, dan memulai semuanya lagi. Nikmati raihan-raihan kecil yang berhasil kita lakukan. Perbanyak sisi-sisi kesyukuran. Mengapa?

Karena kesyukuran adalah kunci dari segala permasalahan dalam hidup.

Perhatikan seorang anak kecil. Saat ia merengek meminta mainan, seluruh dunia terasa meledak. Dan saat kita menuruti kemauannya, dia sangat senang. Menghabiskan waktu seharian bersama mainan itu. Namun tidak dengan hari kedua. Perlahan kebahagiaan itu mulai sirna. Mulai memudar. Dan dia mulai meminta mainan baru lainnya.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Perbedaan Freelancer dan Entrepreneur

entrepreneur vs freelancer

Perbedaan freelancer dan entrepreneur sebenarnya apa, sih? Penjelasan paling baik mengenail hal ini datang dari Seth Godin. Seorang freelancer adalah seseorang yang dibayar untuk pekerjaannya. Dia bertanggung jawab per jam atau mungkin dengan nilai pada sebuah projek. Freelancer menulis, mendesain, memberi konsultasi, memberi saran, dan sebagainya.

Seorang entrepreneur menggunakan uang (lebih baik uang orang lain) untuk membangun bisnis yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Entrepreneur menghasilkan uang saat mereka tidur. Entrepreneur fokus pada pertumbuhan dan skala sistem yang mereka bangun. Lebih banyak lebih baik.

Dan itulah letak perbedaan terbesarnya. Seorang freelancer bekerja untuk mengerjakan sesuatu dan dia dibayar atas pekerjaan tersebut, sedangkan seorang entrepreneur membangun sistem, yang mana uang akan terus mengalir tanpa harus mengerjakan pekerjaan tersebut.

Tujuan seorang freelancer adalah memiliki pekerjaan tetap tanpa atasan, melakukan pekerjaan hebat dan project keren, untuk secara bertahap meningkatkan kualitas diri, sehingga pesanan pekerjaan semakin banyak, dan kenaikan gaji per jam juga naik.

Tujuan dari entrepreneurship adalah membangun mesin laba jangka panjang yang mantap dan stabil. Seorang entrepreneur membangun sebuah organisasi yang menciptakan perubahan. Baik untuk dirinya, lingkungannya, bahkan terkadang perubahan untuk dunia.

Jika Anda seorang entrepreneur, tidak mungkin mengalami kesuksesan ketika berharap melakukan semua pekerjaan sendiri. Tenaga dan waktu Anda sangat terbatas. Tugas Anda seharusnya membangun sistem.

Nadiem Makarim tidak mengkoding aplikasi Gojek sendiri. Travis tidak menjadi driver Uber.

Jika Anda adalah seorang freelancer, lakukanlah pekerjaan itu sebaik mungkin. Cari tahu bagaimana melakukan pekerjaan terbaik di bidang Anda, pekerjaan terbaik untuk klien yang tepat. Pusatkan perhatian pada reputasi dan arus bisnis Anda. Karena seorang freelancer maju berdasar banyaknya klien yang memesan pekerjaan kepadanya.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!
  • 1
    Share