Best 29.500 Free Awesome Fonts 2017

Koleksi hasil mengumpulkan font-font gratisan. Siapa tahu kamu butuh. Saya total, ternyata sekitar 29.500. Banyak juga, ya. Silakan mengunduhnya dengan mengisi form di bawah ini. CARA MENGUNDUH Bagaimana cara mendapatkan koleksi font ini? Pertama, silakan follow akun @syazanihijab. Pastikan untuk memfollownya, ya. Kedua, sIlakan isi form di bawah ini. Sebukan nama pada kolom [NAME] dan … Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Strategi Mengubah Usaha Kecil Mengenaskan Menjadi Usaha Kaya Miliaran

Transformasi selalu dibutuhkan. Agar tetap relevan dengan zaman. Agar tetap bisa terus berlari di depan para pesaing yang lebih gesit dan lebih lapar kesuksesan. Agar perubahan-perubahan di era yang ‘semuanya bergerak sangat cepat’ ini tak menggilas habis namun mengukuhkan eksistensi. Inti dari transoformasi adalah bagaimana perusahaan membuat langkah-langkah brilian untuk membuat perusahaan tetap relevan dengan zaman dan berlari di depan pesaing. Sebagus apa pun sebuah perusahaan, apalagi perusahaan kecil, transformasi tetaplah harus menjadi bagian penting bila tidak ingin drastis ke bawah, atau pun stagnan dan terus berada di kenyamanan yang sama dari tahun ke tahun. “If you don’t transform your company, you’re stuck,” kata Ursula Burns.

Kodak misalnya, sebagai ikon bisnis kamera, ia tak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kemajuan zaman. Transformasi tak menjadi prioritasnya. Akibatnya, kegesitan pesaing menumbangkannya. Saat kebangkrutan melandanya, Kodak pun mengalihkan fokus bisnisnya pada digital imaging, peralatan printing, dan jasa untuk bisnis. Transformasi yang terlambat. Jangan sampai, setelah bertahun-tahun dibuai kesuksesan, lupa untuk bertransformasi. Lupa berbenah diri. Lupa naik kelas.

Perlu diketahui, mentalitas yang “sudah cukup“ bila punya rumah, mobil, tabungan serta naik haji dan ketiadaan keterampilan manajemen (managerial deficiencies) yang memadai, menjadikan hanya sekitar 5% dari Usaha Kecil dan Menengah yang benar-benar naik kelas menjadi industri atau usaha besar.

Lingkungan usaha yang senantiasa terus berubah, menuntut UKM memiliki manajemen yang andal. Namun hal tersebut tidak dapat tercipta begitu saja tanpa melalui serangkaian proses yang terpimpin.

Dalam memilih langkah yang sesuai demi memajukan UKM di Indonesia, terdapat beberapa pilihan antara lain:

#1: Membiarkan UKM tumbuh secara mandiri tanpa pendukung katalis.

Katalisator itu dapat berupa kebijakan, program dan bentuk keberpihakan lainnya, atau apapun. Jika hal tersebut dilakukan maka risiko yang terjadi adalah waktu yang dibutuhkan oleh UKM untuk tumbuh akan sangat lama, serta kemungkinan akan terjadi penurunan performa usaha bahkan kehancuran usaha UKM akibat persaingan yang tidak sehat.

#2: Membantu UKM dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi.

Jika pilihan ini diambil, risiko yang akan dihadapi adalah UKM akan menjadi tidak mandiri dan UKM akan selalu mencari dukungan eksternal dalam menghadapi permasalahannya.

Agar terbentuk iklim usaha yang mendukung UKM untuk selalu tumbuh dan berkembang dengan menekan risiko yang berdampak bagi UKM sendiri, maka ada beberapa strategi yang dapat dilakukan:

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!