Month: July 2016

Menjaga Nyala Nyawa Peradaban

“Jika seseorang memerhatikan biografi dan sejarah perjalanan para ulama,” tutur Ali bin Muhammad Al-Imran dalam Al-Musyawwiq ilal Qira’ah wa Thalabil ‘Ilm, “tentulah dia akan mengetahui betapa besar usaha yang mereka korbankan, baik dari sisi waktu yang panjang, usaha mereka yang mati-matian, hingga kesabaran yang indah di dalam menulis kitab-kitab besar dan kitab kompilasi agung.” Masih …

Menjaga Nyala Nyawa PeradabanRead More »

Menghadirkan Cahaya Cordoba di Pojok Nusantara

Penaka panen raya di tengah kelaparan yang membusung lambung, bagi kaum Yahudi dan Kristen di Andalusia, kehadiran Thariq bin Ziyad dan pasukannya sudah dinanti-nanti. Polah Raja Gothic sudah memuakkan kehidupan mereka. Maka, sepenggal waktu kemudian, saat Thariq bin Ziyad dan 12.000 pasukannya yang masyhur dengan strategi bakar kapal demi melangitkan spirit pasukannya itu, berhasil melantakkan …

Menghadirkan Cahaya Cordoba di Pojok NusantaraRead More »

5 Teknik Menulis Judul yang Menyedot Perhatian

Sebagai bagian penting dari sebuah artikel, judul menjadi pencuri perhatian paling besar. Ada beberapa orang yang mengeksekusinya dengan cara yang berbeda. Ada yang membuat judulnya terlebih dahulu, baru membuat isi. Ada yang yang membuat isinya terlebih dahulu, judulnya belakangan. Saya pun melakukan kedua-duanya. Bahkan, saya sering hanya membuat judul, tanpa pernah mengeksekusinya menjadi sebuah artikel. …

5 Teknik Menulis Judul yang Menyedot PerhatianRead More »

adab berdoa

Cerdik Melantun Doa

“Aku wasiatkan kepadamu untuk bertaqwa kepada Allah, karena ia adalah pangkal segala sesuatu. Hendaklah engkau berjihad, karena ia adalah kerahiban dalam Islam. Hendaklah engkau senantiasa berdzikir kepada Allah dan membaca Al-Qur’an, karena ia merupakan rahmat bagimu di langit dan dzikirmu di bumi.” (HR. Ahmad) Sungguh meminta pada-Nya, apa pun itu, selama dalam kebaikan, adalah anjuran-Nya. …

Cerdik Melantun DoaRead More »

ebook tentang dakwah

Free Ebook! Spirit Menulis untuk Dakwah

Lihat dan perhatikanlah bagaimana sejarah bertutur penuh semangat tentang para ulama yang berkarya di semasa hidupnya. Ibnu Main mampu meninggalkan karya tulis sejumlah 100 qimatr dan 14 belas hibab di semasa hidupnya. Imam Ibnu Al-Jauzy dikabarkan mampu menulis empat puluh halaman sehari. Imam Hasan Al-Banna menulis sebuah tanggapan atas buku Dr. Thaha Husein (tokoh sekuler …

Free Ebook! Spirit Menulis untuk DakwahRead More »

Pin It on Pinterest