Memanfaatkan Snapchat untuk Bisnis, Bagaimana Caranya?

Sukses menjadi salah satu media sosial yang digemari, Snapchat mencatatkan bahwa paling tidak, 10 miliar kali per hari videonya ditonton. Maka tak heran, bila makin banyak pebisnis atau creativepreneur yang memanfaatkannya sebagai saluran berpromosi, baik hard selling maupun soft selling.

Lalu, bagaimana cara membuat kampanye yang kreatif di media sosial Snapchat?

1 – Yang pasti, tentukan dulu, siapa target market-mu. Yang pasti juga, akan sangat berbeda untuk membuat konten bagi generasi Z dan generasi immigrant digital. Hal ini penting, agar sejak awal konten yang akan dibuat memiliki kekhasan dan tujuan yang jelas. Dan yang pasti, dari tujuan yang jelas, akan lebih mudah diterima oleh target market-mu.

2 – Setelah membuat konten yang dirasa tepat untuk terget market, pastikan untuk mempostingnya di jam-jam tertentu, agar lebih banyak audiens yang terjangkau. Konten baik tapi tidak di-deliver-kan ke audiens, tentu sangat disayangkan, bukan? Publikasi ini juga sebaiknya dilakukan terutama di momen-momen penting seperti live event atau peluncuran produk teranyar.

3 – Jangan lupa untuk memantau performa akun Snapchat-mu, antara lain unique view, berapa banyak yang sudah melihat story sampai selesai, berapa banyak yang melakukan screenshot, dan tentu saja paling penting adalah pertumbuhan follower. Olah data tersebut sesuai kebutuhan, kemudian jadikan pegangan untuk melakukan kampanye-kampnye kreatif selanjutnya.

Itulah tiga strategi bagi kamu yang ingin memanfaatkan Snapchat sebagai media untuk bisnis.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!

Menikmat Curah Lebat Rahmat

“Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa, ‘Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi Kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Maka, Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu. Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung beberapa lama mereka tinggal (dalam gua itu). Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (Al-Kahfi [18]: 10-13)

Ashabul Kahfi adalah kisah tentang tujuh pemuda yang menyelamatkan iman dari kekejaman Diqyanus, Raja Romawi pemuja berhala. Demi menyelamatkan akidahnya, para pemuda Ashabul Kahfi meninggalkan negerinya.

Dengan rahmat dan perlindungan Allah mereka tertidur selama 309 tahun. Tanpa mereka sadari, badan mereka dibolak-balikkan ke kanan juga ke kiri. Telinga juga ditutup sehingga mereka tidak terbangun oleh suara apapun. Subhanallahnya, ketika terjaga, wajah kota telah berubah dan uang perak mereka tidak berlaku lagi, sehingga membuat mereka tersadar bahwa mereka tidaklah tertidur sehari atau setengah hari saja, melainkan ratusan tahun.

Menariknya adalah, saat tujuh pemuda itu lari ke dalam gua untuk menyelamatkan iman, mereka berdoa kepada Allah: rabbana atina min ladunka rahmah, wa hayyi’ lana min amrina rasyada: wahai Rabb kami, berikanlah kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan Kami (ini).

Dalam doa itu, terkandung dua hal mendasar: permintaan rahmat Allah, dan juga rusyd (petunjuk yang lurus).

Mari membahas tentang rahmat.

Adalah rahmat Allah, tercurahkan kepada semua makhluk ciptaan-Nya. Iya, bahkan kepada manusia terjahat nan terbejat sekali pun. Mereka-mereka yang durhaka kepada-Nya pun, tetap diberi-Nya rahmat. Namun, ada rahmat yang secara khusus hanya diberikan kepada hamba-Nya yang mukmin.

Secara khusus, berarti tidak diberikan kepada selainnya.

Nah, dalam doa yang terlantun oleh tujuh pemuda kahfi itu, rahmat yang diminta oleh mereka adalah rahmat khusus: perhatian juga perlakuan baik dari-Nya, keluasan nan keberkahan nikmat, serta senantiasa terhindar dari musibah.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!