Sukses Dulu Baru Bahagia Atau Bahagia Dulu Baru Sukses?

Dalam Delivering Happiness, Tony Hsieh menyajikan 3 Framework of Happiness. Pertama, pleasure. Yaitu kesenangan. Di tipe inilah kebahagiaan yang biasanya dikejar banyak orang. Padahal, tipe ini justru melahirkan ketergantungan dan ketagihan yang amat mendalam. Kebahagiaan tipe ini tidak akan bertahan dan berlangsung lama. Contohnya adalah saat memiliki motor baru, senangnya bukan main. Tapi hanya akan bertahan satu-dua minggu. Setelah itu biasa saja. Apalagi, setelah dua minggu motornya terserempet. Jenis kebahagiaan seperti ini juga rentan terhadap perbandingan. Begitu tetangga membeli motor yang lebih keren dan modern, rasa bahagia itu akan lenyap bahkan berubah menjadi kecewa tingkat mendalam.

Kedua, passion. Ini adalah kondisi flow, saat peak performance dan peak engagement kita bertemu. Kesibukan yang mengasyikkan. Seperti seorang penulis yang mengerjakan bukunya, seorang pelukis menyelesaikan karyanya. Riset menyimpulkan bahwa jenis kebahagiaan tingkat kedua ini berlangsung lebih lama dibandingkan level pertama tadi.

Ketiga, higher purpose. Ini adalah jenis kebahagiaan saat kita menjadi dan melakukan sesuatu yang “di luar diri kita”, menjadi bagian dari sesuatu yang “lebih besar” daripada diri kita, mengejar sesuatu yang lebih “bermakna”. Riset menunjukkan inilah jenis kebahagiaan tertinggi yang long lasting. Nah, kekayaan kontribusi juga akan memberikan kebahagiaan yang abadi. Bahkan, dalam Islam berarti mendapatkan pahala yang tiada henti.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!