Make Change Happen

Kemampuan apa yang bisa kita sumbangsihkan untuk ikut memberikan perubahan baik pada dunia. Juga, seandainya kita tak ada di dunia, apakah orang-orang juga akan menyesali dan meratapi dengan ketiadaan kita karena sebegitu penting dan berpengaruhnya, ataukah justru biasa-biasa saja.

Seberapa keras pun kita bekerja hingga mendapatkan banyak kelimpahan, pada akhirnya, kita akan menyadari bahwa itu akan membosankan. Setelah kita bisa meraih tujuan-tujuan hidup pribadi, pada akhirnya kita pun akan mengalami sebuah fase untuk ‘gemar berbagi’. Ini karena pada dasarnya manusia selalu tidak puas akan keberhasilan sendiri. Fitrahnya, bila sudah mencapai tahap segala keinginan terpenuhi, justru ingin membagi semua yang sudah didapat itu.

Memenuhi tujuan-tujuan hidup secara pribadi memang akan mengantarkan kita ke tempat tinggi nan jauh. Tapi, untuk lebih jauh dan lebih tinggi lagi, kita harus memerhatikan dan memedulikan hidup orang lain. Alasananya adalah: you can do something good for yourself, or you can do something good for other people. You can make money, or you can change the world. Buatlah sebuah social movement, atau apapun yang memiliki tujuan memberdayakan orang lain atau masyarakat.

Ide-ide sederhana seperti itulah yang akan membuat kita mengambil peran untuk ikut mengubah dunia menjadi lebih baik. “One can resist the invasion of an army,” kata Victor Hugo, “but one cannot resist the invasion of ideas.”

Seth Godin menyebutnya dengan Linchpin, yaitu sosok-sosok yang indispensable atau sosok yang tak tergantikan karena sangat dibutuhkan. Linchpin adalah orang yang dapat mengatasi kekacauan dengan menciptakan ketertiban, serta menciptakan, menghubungkan dan mewujudkan sesuatu menjadi nyata. Inilah orang-orang kreatif yang tak hanya sekadar tahu, tapi juga beraksi. Tak sekadar berilmu tapi juga beramal. Ia beramal baik, maka kemudian ia menciptakan keterkaitan yang baik dengan kehidupan banyak manusia, sehingga ia menjadi sedemikian terpercaya di antara urusan-urusan yang biasa terjadi di antara mereka. Bila ada apa-apa, selalu merujuk kepada mereka. Karena seolah-seolah tak ada manusia lain yang mampu memberikan solusi atau menghadirkan sesuatu sesuai harapan seperti yang mereka hadirkan.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!