Menggagas SOLO TECH CO, A Civic Organization Devoted to Improving Lives in Solo Through Technology

Saya sering mendapatkan tamu kantor yang berasal dari luar kota. Saya sering menemani mereka keliling kota Solo. Nahasnya, saya bukan asli orang Solo. Bahkan, walau lumayan lama tinggal di kota Solo, saya tak terlalu mengerti tentang spot-spot menarik untuk dikunjungi. Lha gimana, ke mall saja jarang. Apalagi berkeliling kota.

Minggu lalu, saya bahkan salah masuk gang saat mengantar tamu ke daerah Kampung Batik Kauman. Duhai, betapa ndesonya saya dengan kota yang saya tinggali ini.

Maka, saya sering menemui episode panikan mendadak ketika ada tamu kantor dari luar kota. Paling banter saya bawa ke Paragon Mall. Tempatnya adem, dekat dengan kantor, dan makanannya tinggal milih. Repotnya, kalau tamu-tamu yang dari kota-kota besar itu justru malas ke mall lagi, karena jauh-jauh ke Solo, masak iya malah ke mall lagi.

Mereka ingin sesuatu yang unik, menarik, dan khas dari kota Solo.

Matik. Saya jarang menjelajah Solo. Kalau nanya Singapura malah agak ngerti deh. Hahaha.

Baiklah. Lalu, saya mulai googling, sebuah aktivitas manusiawi dan mendasar yang akan kita lakukan ketika bingung. Googling-nya tentang destinasi wisata dan kuliner menarik di kota Solo di mana, sih, yang bisa membuat kita-kita yang galau nggak ngerti tentang Solo ini jadi tertarik untuk menjelajah kota Solo dengan lebih semangat.

Yang keluar, palingan Timlo, Tentang Solo, dan Di Solo.

Jujur, sejauh ini, menurut saya ketiga website tersebut tidak memuaskan dahaga informasi saya tentang Solo. Apa ya, rasanya kurang greget gimana gitu. Coba lihat website ini, tampilannya asyik dan responsif. Bahkan, situs resmi kota Solo, kubuka dan langsung kututup. Alamak, tampilannya ‘nggak banged’. Bikin sakit mata banget. Saya kadang berpikir, tidak adakah web programmer dan web designer andal di Solo yang bisa membuat website resmi kota Solo menjadi lebih menarik, ciamik, ngangeni macam website ini, dan sangat membantu orang-orang dalam kota Solo yang ingin mengeksplor kota Solo lebih jauh, dan membantu mereka orang-orang luar Solo yang ingin datang ke kota ini?

Seharusnya, Solo memiliki website yang bisa menjawab kebingungan seperti apa yang saya alami. Untuk menjawab pertanyaan mendasar: Sebenarnya, sudah tereksplor semua nggak sih destinasi yang menarik di kota Solo. Penyajian kotennya juga harusnya gabungan story teling yang manis dan fotografi yang cantik. Jadi, situs tersebut selain menyajikan informasi yang dibutuhkan, juga memanjakan visual. Lalu, perhatikan juga pengelolaan forum, pembentukan komunitas. Sehingga, website tersebut kemudian berfungsi juga untuk ikut melakukan aktivasi city branding. Impaknya, tentu saja menarik bagi wisatawan untuk datang, dan juga penduduk lokal untuk mau membangkitkan kotanya,

Bayangkan, satu website tentang kota Solo yang menjawab semua permasalahan sebagai backpacker dari luar kota, baik dari sisi kuliner, hotel, objek wisata, event, forum, bahkan hingga ketika kamu sudah di Solo dan memiliki kebingungan level asgard, tinggal WhatsApp atau mention ke customer service, dan permasalahanmu akan terjawab. Ditambah, websitenya tidak menggunakan theme gratisan, karena artinya tidak memiliki konsep yang utuh tentang websitenya sejak awal, namun benar-benar memiliki kekhasan desain dan branding keseluruhan yang aduhai.

Lalu saya kepikiran tentang SOLO TECH CO.

Bayangkan, kita-kita yang gaul dalam dunia teknologi ini sering banged ngumpul. Sharing atau kolaborasi antar sesama techie untuk membuat aplikasi keren untuk Solo.

Misalnya, HIKPEDIA, aplikasi yang memudahkan kita-kita untuk hik-hik recommended, semacam TripAdvisor versi HIK gitu lah, hahahha. Namanya juga misal. Atau, aplikasi kayak Tinder, tapi bukan buat nemuin jodoh, tetapi talenta kreatif lain yang seprofesi tapi lokalan Solo. Misalkan desainer grafis, nah di area terdekat desainer grafis siapa ya yang bisa diajakin Starbuck-an bareng, biar bisa kolaborasi.

Read more

Jangan Lupa Share, Ya!